Presiden Prabowo Rombak Kabinet, Program Prioritas Dikebut, Apa Gebrakan Para Pejabat Baru?
Dudung menegaskan komitmennya untuk mempercepat program strategis nasional dengan memangkas hambatan birokrasi.
Editor:
Muhammad Zulfikar
Jumhur juga yakin, Prabowo yang berkomitmen dalam hal lingkungan hidup akan mendukung jajaran Kementerian Lingkungan Hidup RI yang kini dipimpinnya untuk bekerja sebaik mungkin.
"Mudah-mudahan dengan dukungan dari Bapak Presiden yang punya komitmen begitu kuat dalam lingkungan hidup ini, maka saya yakin dan aparat di Kementerian Lingkungan Hidup akan melaksanakan yang terbaik," terang Jumhur.
Jumhur juga meminta doa agar dapat menggalakkan kampanye agar masyarakat Indonesia peduli lingkungan hidup.
"Doakan saya, bantu saya untuk berkampanye memastikan lingkungan hidup menjadi habits (kebiasaan) di hati kita," tutur Jumhur.
"Habits of our heart tentang lingkungan hidup. Kalau itu terjadi, insyaallah dampaknya akan semakin baik ke depan bagi masyarakat Indonesia."
Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, Menteri LH Hanif Faisol Tiba di Istana: Saya Belum Tahu Pindah ke Mana
Dudung Mau Buka Laporan Masyarakat 24 Jam
Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Usai dilantik, Dudung menegaskan komitmennya untuk mempercepat program strategis nasional dengan memangkas hambatan birokrasi dan membuka jalur komunikasi langsung bagi masyarakat.
Dudung menyatakan bahwa salah satu fokus utamanya adalah memastikan visi-misi Presiden tersampaikan ke tingkat bawah tanpa terkendala prosedur yang berbelit. Ia berjanji akan bertindak tegas terhadap lembaga yang menghambat jalannya program prioritas pemerintah.
"Jangan sampai ada hal-hal yang menjadi prioritas Presiden kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi nanti kita pangkas birokrasi," ujar Dudung.
Mantan KSAD ini juga mengungkapkan rencananya untuk menjadikan Kantor Staf Kepresidenan sebagai pusat pengaduan yang aktif sepanjang waktu. Ia ingin memastikan setiap keluhan warga bisa didengar langsung oleh pemerintah pusat.
"Sebagai KSP tentunya nanti saya sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah sehingga apa yang menjadi keluhan-keluhan ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat," tegasnya.
Selain membuka kanal laporan, Dudung memastikan akan melakukan pengawasan ketat di lapangan melalui mekanisme inspeksi mendadak (sidak). Langkah ini diambil untuk mengevaluasi kinerja kementerian dan pemerintah daerah yang dinilai lambat dalam mengeksekusi program.
"Apabila ada hal-hal yang program-program KSP yang tidak berjalan dengan semestinya nanti kita akan sidak dan kita tuntaskan dengan lain," tambahnya.
Dudung juga sempat merespons pertanyaan wartawan mengenai rangkap jabatan sebagai Penasihat Presiden. Ia memberikan sinyal akan segera ada penyesuaian terkait posisi tersebut dalam waktu dekat.
"Masih merangkap, nanti akan segera ada perubahan," tutupnya.
Baca juga: Respons Ketua Umum Golkar soal Isu Reshuffle Kabinet
Baca tanpa iklan