Pesan Pemerintah Sering Tak Dibaca? Komdigi: Humas Wajib Kreatif dan Visual
Komdigi menilai humas pemerintah harus kreatif dan visual agar pesan publik tak tenggelam di tengah banjir konten digital.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Acos Abdul Qodir
"Ketika kita terjebak pada teks yang panjang dan kompleks, pembaca akan kesulitan. Sebaliknya, visual yang kuat mampu merangkum informasi, membuatnya lebih menarik, dan akhirnya pesan bisa sampai," jelasnya.
Baca juga: Komdigi Didesak Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas
Humas Tak Lagi Sekadar Penyampai Informasi
Narasumber lain dari Katadata, Maria Margareta Delviera, menekankan bahwa keberhasilan komunikasi publik kini bergantung pada kemampuan memadukan validitas data dengan kreativitas penyajian.
Melalui program Aksi Bakohumas, pemerintah mendorong transformasi humas menjadi jembatan strategis antara negara dan masyarakat.
Peran humas pun berkembang, dari sekadar penyampai informasi menjadi kreator pesan publik yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan perilaku audiens.
Dengan pendekatan yang lebih visual, sederhana, dan relevan, diharapkan pesan-pesan strategis pemerintah dapat menjangkau masyarakat lebih luas serta dipahami secara lebih efektif di era digital.
Baca tanpa iklan