KPAI Kawal Hak Pemulihan Anak Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek menyisakan duka dalam bagi anak-anak korban. KPAI akan mengawal pemulihan anak-anak.
Editor:
Anita K Wardhani
Situasi kehilangan kemampuan bekerja secara tiba-tiba dan keharusan menjalani perawatan panjang tentu akan sangat membebani perekonomian dan kondisi psikologis keluarga mereka.
KPAI berharap dampak-dampak sosial mereka dimitigasi, ada perlindungan sosial, jaminan pengobatan, perawatan, serta pendampingan psikologis (trauma healing) yang berkelanjutan bagi para korban dan keluarganya, agar anak-anak mereka tidak semakin terlantar atau dilingkupi kekhawatiran.
“Jika mereka dalam masa bekerja, perusahan memberikan kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan, terutama pengarusutamaan hak mereka, seperti pemberian waktu cuti yang memadai untuk pemulihan, dukungan moril dan materil, serta jaminan hak-hak ketenagakerjaan bagi korban luka maupun santunan penuh bagi keluarga korban meninggal,” tegas Jasra.
Peran para perempuan ini di dalam keluarga sangat penting dan tak tergantikan. Tentu ini akan membawa duka yang panjang.
“KPAI akan terus memantau situasi ini dan memastikan hak-hak anak dari para korban tragedi Stasiun Bekasi Timur tetap terpenuhi di tengah masa sulit ini. Kami bersama para korban,” ujar dia.
Baca tanpa iklan