Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aliansi 40 Ormas Islam Tak Peduli Ade Armando Mundur dari PSI: Kami Maunya Diproses dan Ditahan

Aliansi 40 Ormas Islam berharap proses hukum terhadap Ade Armando dan pihak lain yang dilaporkan dapat berjalan hingga tahap penetapan tersangka

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Aliansi 40 Ormas Islam Tak Peduli Ade Armando Mundur dari PSI: Kami Maunya Diproses dan Ditahan
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
ADE ARMANDO MUNDUR DARI PSI - Pegiat media sosial (medsos) Ade Armando (kiri) dan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali (kanan) berfoto usai memberikan keterangan terkait pengunduran diri Ade Armando dari PSI di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Ade Armando mundur lantaran serangan dari berbagai polemik atas pernyataannya itu berdampak kepada tubuh partai. 

Ringkasan Berita:
  • Aliansi 40 Ormas Islam menegaskan tidak pernah meminta Ade Armando mundur dari PSI
  • Aliansi 40 Ormas Islam  berharap proses hukum terhadap Ade Armando dan pihak lain yang dilaporkan dapat berjalan hingga tahap penetapan tersangka dan penahanan
  • Aliansi 40 Ormas Islam mengatakan langkah hukum yang ditempuh pihaknya didasarkan pada dugaan adanya unsur pidana, bukan kepentingan politik tertentu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi 40 Ormas Islam menegaskan tidak pernah meminta Ade Armando mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Mereka justru berharap proses hukum terhadap Ade Armando dan pihak lain yang dilaporkan dapat berjalan hingga tahap penetapan tersangka dan penahanan.

Pernyataan itu disampaikan perwakilan Aliansi Ormas Islam, Gurun Arisastra dari LBH Syarikat Islam dan SAMMI, saat konferensi pers di Kantor DPP Al Irsyad Al Islamiyyah, Jakarta Selatan.

Gurun menegaskan laporan terhadap Ade Armando, Grace Natalie, hingga Permadi Arya tidak berkaitan dengan jabatan politik maupun kepartaian.

“Kami tegaskan bahwa sejak kami melaporkan ini, beliau-beliau, kapasitas dari Ade Armando, Grace Natalie ini dilaporkan dalam kapasitas person atau pribadi, bukan kapasitas dalam jabatan politik,” kata Gurun, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, langkah hukum yang ditempuh aliansi didasarkan pada dugaan adanya unsur pidana, bukan kepentingan politik tertentu.

Baca juga: Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando, Singgung soal Kebebasan Berpendapat

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami tegaskan bahwa dilaporkan secara kapasitas person atau personal, tidak jabatan politik,” ujarnya.

Gurun bahkan menegaskan pihaknya tidak memiliki kepentingan terhadap posisi Ade Armando di PSI.

Ia menyebut mundur atau tidaknya Ade dari partai bukan tujuan utama laporan tersebut.

“Bahkan l, bukan harapan kami, bukan tujuan kami mundurnya Ade Armando atau mungkin dipecat dari PSI. Itu bukan harapan kami,” kata Gurun.

Baca juga: Aliansi Ormas Islam Polisikan Ade Armando, Grace Natalie & Abu Janda soal Potongan Video Ceramah JK

Dia menekankan, fokus utama Aliansi Ormas Islam adalah proses penegakan hukum oleh aparat kepolisian.

“Harapan kami adalah proses penegakan hukum. Ade Armando segera dan kawan-kawan diperiksa, ditetapkan tersangka, dan ditahan,” ucapnya

Ade Armando Mundur dari PSI

Pegiat media sosial, Ade Armando menyatakan mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak Senin (4/6/2026) malam.

Hal tersebut dikatakan Ade Armando dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat pada Selasa (5/5/2026).

"Saya mohon izin, yaitu melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade Armando.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas