Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Waspada Boleh Tapi Jangan Cemas Berlebihan, Pakar Ungkap Perbedaan Virus Hanta dan Covid-19 

Munculnya kabar tentang virus hanta membuat sebagian masyarakat kembali khawatir akan potensi wabah baru seperti Covid-19.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Waspada Boleh Tapi Jangan Cemas Berlebihan, Pakar Ungkap Perbedaan Virus Hanta dan Covid-19 
Akun X resmi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesu
PASIEN HANTAVIRUS DIEVAKUASI - Tiga pasien suspek dari kapal MV Hondius dievakuasi pada Rabu pagi waktu setempat (6/5/2026) menuju Belanda. 

Ringkasan Berita:
  • Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 23 kasus virus hanta yang ditemukan di Indonesia
  • Prof Dominicus menjelaskan virus hanta memang bisa menyebabkan penyakit serius, tetapi penularannya sangat berbeda dengan Covid-19
  • Sumber utama penularan virus hanta tetap berasal dari tikus atau hewan pengerat lain, bukan ke sesama manusia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Munculnya kabar tentang virus hanta membuat sebagian masyarakat kembali khawatir akan potensi wabah baru seperti Covid-19.

Apalagi virus ini disebut dapat menyebabkan kematian dan pernah memicu kasus serius di kapal pesiar internasional.

Namun Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

“Menurut saya tidak terlalu menakutkan, ya. Tidak terlalu, kita tidak setakut itulah dengan (virus) hanta ini, tapi memang jangan sampai lengah,” ujarnya pada media briefing virtual, Jumat (8/5/2026). 

Baca juga: Virus Hanta Bukan Virus Baru, Pakar Jelaskan Cara Penularan hingga Gejala Awalnya

Prof Dominicus menjelaskan virus hanta memang bisa menyebabkan penyakit serius, tetapi penularannya sangat berbeda dengan Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

“Karena ini bukan COVID-19, bukan influenza,” katanya.

Menurutnya, virus ini tidak mudah menyebar luas dari manusia ke manusia.

“Cara penyebarannya sangat berbeda, maka resiko untuk menjadi sangat meluas menurut saya sangat kecil,” lanjutnya.

Prof Dominicus mengungkapkan Indonesia sebenarnya sudah mencatat kasus virus hanta sejak lama.

“Jadi sekali lagi, bukan barang baru,” katanya.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 23 kasus virus hanta yang ditemukan di Indonesia.

Kasus tersebut tersebar di sembilan provinsi, yaitu Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, NTT, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

“Kementerian mencatat ada 23 kasus hanta di Indonesia,” jelasnya.

Bahkan sebelum pengumpulan data resmi tersebut, Indonesia pernah mencatat puluhan kasus lain melalui penelitian bersama Amerika Serikat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas