Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Direktur BAIS TNI Bongkar Pola Intelijen Era Jokowi: Sentil Elite hingga Relasi Bisnis

Eks Direktur BAIS ungkap intelijen sudah membaca karakter Jokowi sejak awal, singgung elite, Solo, dan lingkar kekuasaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Eks Direktur BAIS TNI Bongkar Pola Intelijen Era Jokowi: Sentil Elite hingga Relasi Bisnis
Youtube/Forum Keadilan TV
INTELIJEN ERA JOKOWI - Mantan perwira intelijen yang pernah menjabat sebagai Direktur BAIS Brigjen (Purn) Purnomo mengungkap bagaimana cara intelijen bekerja. Ia menjelaskan seperti apa intelijen memprofil Presiden. 

Ringkasan Berita:
  • Mantan Direktur BAIS TNI Brigjen (Purn) Purnomo menyebut intelijen telah mempelajari karakter Jokowi sejak awal kemunculannya di politik nasional.
  • Ia mengaku tidak terkejut dengan perkembangan selama era pemerintahan Jokowi karena pemetaan terhadap tokoh politik sudah dilakukan sejak dini.
  • Purnomo juga menyinggung relasi elite, aparat yang datang ke Solo, hingga jejaring bisnis keluarga Jokowi.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Direktur Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Brigjen (Purn) Purnomo menyebut komunitas intelijen sebenarnya telah mempelajari latar belakang dan karakter Joko Widodo (Jokowi) jauh sebelum menjadi presiden.

Pernyataan itu disampaikan Purnomo dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV saat membahas peran intelijen dalam membaca potensi seorang tokoh politik nasional, dikutip Rabu (13/5/2026)

Menurutnya, intelijen memiliki mekanisme kerja yang dilakukan sebelum, saat, dan setelah suatu peristiwa terjadi, termasuk dalam memetakan figur yang mulai muncul di panggung politik nasional.

“Jadi biasanya intelijen itu seorang tokoh bangsa itu begitu mau dimunculkan intelijen itu mencari data siapa orang ini. Autobiografinya sudah kita harus dapat,” kata Purnomo.

Ia menjelaskan, hasil pemetaan tersebut kemudian disampaikan kepada pimpinan negara sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan politik maupun penempatan jabatan.

“Data itulah yang kita sodorkan,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Purnomo menegaskan, tugas intelijen hanya sebatas memberikan masukan kepada pimpinan. Sementara keputusan akhir tetap berada di tangan presiden atau pemegang kekuasaan politik.

Menurut dia, kondisi yang terjadi selama era pemerintahan Jokowi bukan sesuatu yang membuat kalangan intelijen terkejut.

“Saya pribadi saya tidak kaget karena saya mengerti. Jadi bukan hal yang baru,” katanya.

Dalam perbincangan tersebut, Purnomo juga menyinggung proses kemunculan politik Jokowi sejak masih menjadi Wali Kota Solo.

Baca juga: Profil 9 Kapolda Baru Pilihan Kapolri: Ada Jenderal Brimob, Adhi Makayasa hingga Spesialis Intelijen

Ia menyebut banyak pihak sebenarnya mengetahui siapa saja elite maupun aparat yang datang menemui Jokowi pada masa awal kemunculannya di panggung nasional.

“Semua orang tahu dengan kemajuan teknologi ini kan. Siapa yang mendatangi Jokowi ke Solo,” ucapnya.

Tak hanya itu, Purnomo turut menyinggung relasi bisnis yang melibatkan pihak tertentu dengan keluarga Jokowi.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci nama pihak maupun bentuk hubungan yang dimaksud.

“Siapa yang bikin perusahaan dengan anak Jokowi dan sebagainya,” katanya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas