Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komisi XI DPR Panggil BI, Desak Segera Stabilkan Rupiah

Puteri Komarudin menilai pernyataan Presiden Prabowo terkait pelemahan nilai tukar rupiah pada dasarnya bertujuan untuk menenangkan masyarakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Komisi XI DPR Panggil BI, Desak Segera Stabilkan Rupiah
HandOut/IST
PELEMAHAN RUPIAH - Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pelemahan nilai tukar rupiah pada dasarnya bertujuan untuk menenangkan masyarakat di tengah dinamika global. 

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan pergerakan mata uang dollar Amerika Serikat (AS) karena fundamental ekonomi riil di tingkat daerah tetap berjalan baik.

"Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo membandingkan ketahanan Indonesia dengan negara-negara lain yang saat ini sedang mengalami kepanikan akibat krisis geopolitik global. 

Menurutnya, situasi dunia memang menekan rantai pasok, namun Indonesia justru mampu bertahan bahkan mengekspor komoditas ke luar negeri.

"Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan, yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup. 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz. Berarti pupuk terpengaruh, karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas, gas, gas. Pupuk dari urea ya, urea sangat dibutuhkan. Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia," kata Prabowo.

Ia menjabarkan sejumlah negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil kini mengantre untuk membeli komoditas dari Indonesia, baik berupa pupuk urea maupun beras. Hal ini menjadi bukti bahwa sektor riil Indonesia berjalan di jalur yang benar. 

Namun, di tengah capaian positif tersebut, Prabowo memberikan peringatan keras kepada para unsur pimpinan di dalam negeri. Ia meminta para elit dan pemegang kekuasaan untuk tetap loyal dan fokus berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi, nah ini, tapi, para unsur pimpinan yang harus, harus setia kepada NKRI, bukan rakyat, rakyat pasti setia, enggak ada pilihan. Ini banyak unsur pimpinan teriak-teriak NKRI tapi enggak jelas begitu punya kekuasaan tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia," tegasnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas