Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Gubernur BI Perry Warjiyo, Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah 

Perry Warjiyo menjabat Gubernur BI untuk periode 2023-2028. Perry Warjiyo kini disarankan mundur buntut rupiah melemah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Gubernur BI Perry Warjiyo, Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah 
Tribunnews.com/Bambang Ismoyo
DIMINTA MUNDUR - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam sebuah acara seminar di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Rabu (21/12/2022). Perry Warjiyo kini disarankan mundur oleh Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus Yustisio. 

Tak hanya prestasi pribadi, di bawah kepemimpinan Perry Warjiyo sebagai Gubernur, Bank Indonesia juga memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain:

  • The Best Central Bank of the Year dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) tahun 2022 dan 2018, 
  • Best Asset Owner in Southeast Asia dalam Institutional Excellence Award dari Asian Investor tahun 2022, 
  • Contact Center World 2021, dan Contact Center World 2022 dengan penghargaan tertinggi Certified World Class, 
  • Global Top Ranking Performers dari Central Banking Publications tahun 2021, 
  • The Best Macroeconomic Regulator in Asia Pacific dari The Asian Bankers tahun 2020,  
  • Gold Winner - Stevie Asia Pacific Award for Innovation in Technology Development, kategori Government, dari Asia Pacific Stevie Awards tahun 2020,
  • The Best Systemic and Prudential Regulator in Asia Pacific Award dari The Asian Banker tahun 2021.

Kecintaannya pada ilmu pengetahuan membuat Perry Warjiyo gemar menulis dan pernah menerbitkan sejumlah buku, jurnal, dan makalah di bidang ekonomi, moneter, dan isu-isu internasional. 

Beberapa buku hasil karyanya yang fenomenal adalah Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), dan Kebijakan Moneter di Indonesia (2003).

Kurs Rupiah Melemah

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin loyo yang pada Senin (18/5/2026) pagi mencapai level Rp17.671 per dolar AS.

Akan tetapi, nilai tukar dolar terhadap rupiah itu menjadi beragam di kios-kios tukar uang asing atau money changer.

Berdasarkan temuan reporter Tribunnewscom di beberapa money changer di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, nilai tukar dolar terhadap rupiah menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan patokan angka internasional.

Pada salah satu money changer di wilayah tersebut, nilai tukar dolar AS mencapai Rp17.750. 

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, money changer di kawasan yang sama menetapkan nilai tukar dolar AS berada di angka Rp17.580.

Sementara itu, untuk money changer yang berada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, mereka menetapkan nilai tukar dolar AS berada di angka Rp17.670.

Secara umum angka nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang beragam di setiap kios money changer yang ada di Jakarta.

Ketika disinggung soal adanya perbedaan harga beli dolar tersebut, seorang pegawai money changer mengungkapkan, apa yang tertera saat ini di mesin pencari Google soal informasi nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan rujukan bagi dunia internasional.

Perihal dengan realisasi di pasar kata dia, ditetapkan oleh masing-masing kios money changer.

"Kalau yang di google itu kan rujukan internasional aja, iya memang beda-beda," katanya.

Pada Senin (18/5/2026), rupiah dibuka di level Rp 17.628 per dolar AS.

Ini membuat rupiah melemah 0,18 persen dibanding penutupan Jumat (15/5/2026) yang berada di Rp 17.597 per dolar AS. 

(Tribunnews.com/Gilang P, Faryyanida Putwiliani Priyantika, Rizki Sandi)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas