Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Prabowo Targetkan Lapangan Kerja Bertambah di 2027

pemerintah akan meningkatkan lapangan kerja secara besar-besaran. Target proporsi lapangan kerja formal pada tahun 2027

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
zoom-in Presiden Prabowo Targetkan Lapangan Kerja Bertambah di 2027
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
RAPAT PARIPURNA DPR - Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR Puan Maharani tiba untuk mengikuti Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Rapat paripurna DPR beragendakan antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
Ringkasan Berita:
  • Prabowo menargetkan peningkatan lapangan kerja formal hingga 40,81 persen pada 2027, disertai penurunan pengangguran terbuka ke 4,30–4,87 persen.
  • APBN 2027 diarahkan menjaga defisit 1,80–2,40 persen PDB, inflasi 1,5–3,5 persen, serta pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan penambahan lapangan kerja secara besar pada 2027 mendatang. Hal itu disampaikan Presiden dalam pidato mengenai arah ekonomi dan kebijakan fiskal pemerintah pada rapat paripurna DPR, Rabu, (20/5/2026).

Presiden mengatakan pemerintah akan meningkatkan lapangan kerja secara besar-besaran. Target proporsi lapangan kerja formal pada tahun 2027 sebesar 40,81 persen.

“Kita juga akan membuka lapangan kerja secara besar-besaran. Ditargetkan proporsi lapangan kerja formal meningkat menjadi 40,81 persen di tahun 2027 dari sebelumnya 35,00 persen di tahun 2026, atau naik 5,81 persen,” kata Presiden.

Selain itu dalam pidatonya, Presiden menargetkan pendapatan negara berada pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari Produk Domestik Bruto.

“Untuk mendukung berbagai program prioritas dan program-program vital kita, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB kita,” katanya.

Sementara itu pada sisi pembiayaan, defisit APBN akan dijaga pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen dari PDB. Pemerintah kata Prabowo akan terus berupaya untuk memperkecil defisit.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) untuk tenor 10 tahun dipatok pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen. Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat, sementara inflasi dijaga pada level 1,5 hingga 3,5 persen.

Sementara itu di sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar US$70 hingga US$95 per barel. Selanjutnya, lifting minyak bumi ditargetkan 602.000 hingga 615.000 barel per hari, dan lifting gas 934.000 hingga 977.000 barel per hari.

Prabowo mengatakan dengan strategi kebijakan yang prudent maka ekonomi akan tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029.

Baca juga: Prabowo Singgung Megawati dalam Pidatonya di DPR: Waktu Saya Enggak Berkuasa, Bu Mega Bantu Saya

“Dan pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata” katanya.

Selain itu, Presiden juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,30 hingga 4,87 persen. Pemerintah juga menargetkan perbaikan rasio gini ke level 0,362 hingga 0,367 untuk mempersempit ketimpangan ekonomi.

“Jarak antara yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar, bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit,” katanya.

Dengan berbagai program prioritas di bidang sumber daya manusia, Prabowo mengatakan Indeks Modal Manusia ditargetkan membaik menjadi 0,575 dari sebelumnya 0,570.

Sementara itu dengan dibantu berbagai program di bidang pertanian, Indeks Kesejahteraan Petani ditargetkan meningkat menjadi 0,8038 dari sebelumnya 0,7731. Nilai Tukar Petani atau NTP akan terus ditingkatkan meskipun sekarang sudah mencapai angka tertinggi yakni di angka 126.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas