Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Prabowo Paparkan Kerangka RAPBN 2027, Rampai Nusantara Respons Arah Kebijakan

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Presiden Prabowo Paparkan Kerangka RAPBN 2027, Rampai Nusantara Respons Arah Kebijakan
Ist/HO
PIDATO PRABOWO - Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar, bicara soal pidato Presiden Prabowo Subianto yang memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menilai pidato Prabowo Subianto soal RAPBN 2027 menghadirkan optimisme dan ketenangan.
  • Semar menyebut pidato Presiden memberi kepastian arah kebijakan pemerintah, sekaligus menegaskan komitmen menjaga stabilitas ekonomi, fiskal negara, dan persatuan nasional.
  • Dalam pidatonya, Prabowo menetapkan target ekonomi 2027, termasuk stabilitas rupiah, peningkatan lapangan kerja formal, serta target pendapatan dan belanja negara.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Semar menilai, pidato Prabowo yang memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027 menghadirkan optimisme di tengah situasi ekonomi global yang penuh tekanan.

“Pidato Presiden Prabowo hari ini perlu diapresiasi karena menghadirkan suasana yang kondusif dan memberikan ketenangan bagi rakyat Indonesia,” ujar Semar dalam pesan yang diterima.

Ia menilai masyarakat saat ini membutuhkan kepastian arah kebijakan pemerintah di tengah dinamika global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global, masyarakat membutuhkan kepastian arah kebijakan, stabilitas, dan semangat persatuan,” katanya.

Semar menilai Prabowo berhasil menyampaikan pesan kenegaraan yang menenangkan sekaligus memberi keyakinan bahwa pemerintah memiliki arah yang jelas dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, pidato tersebut juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam memperkuat fiskal negara serta menjaga kepentingan rakyat.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya persatuan nasional untuk menjaga perekonomian, memperkuat ketahanan negara, dan memastikan program prioritas pemerintah berjalan optimal.

Momentum pidato yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional juga dinilai membawa pesan kebangsaan yang kuat.

Semar berharap seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan pemuda dan masyarakat sipil, ikut menjaga stabilitas nasional dan mendukung agenda pembangunan pemerintah.

“Yang dibutuhkan bangsa hari ini adalah kebersamaan, stabilitas, dan optimisme. Presiden telah memberikan pesan itu dengan sangat baik dalam pidato hari ini,” tandasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo menetapkan sejumlah target makro ekonomi. Salah satunya, menjaga imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun di kisaran 6,5 hingga 7,3 persen, serta mematok nilai tukar rupiah di rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dollar AS.

"Nilai tukar kita jaga di Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Strategi fiskal dan moneter harus strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia," kata Prabowo.

Prabowo juga menargetkan penambahan lapangan kerja secara besar pada 2027 mendatang. 

Dia mengatakan pemerintah akan meningkatkan lapangan kerja secara besar besaran. Target proporsi lapangan kerja formal pada tahun 2027 sebesar 40,81 persen. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas