Sunnah Kurban yang Jarang Diketahui: Sebelum Penyembelihan hingga Pembagian Daging
Menjalankan sunnah kurban dapat mendatangkan keberkahan dan menjadi bentuk kesempurnaan dalam melaksanakan ibadah.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Inilah sejumlah sunnah kurban yang jarang diketahui, tapi penuh keberkahan.
Hari Raya Idul Adha menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah kurban.
Selain sebagai bentuk ketaatan, kurban juga mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Kurban merupakan satu di antara ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS sebagai tanda agar kita terus menyembah Allah SWT.
Di balik ibadah kurban, terdapat banyak amalan sunnah yang sering kali luput dari perhatian umat Islam.
Padahal, menjalankan sunnah kurban dapat mendatangkan keberkahan dan menjadi bentuk kesempurnaan dalam melaksanakan ibadah tersebut.
Lantas, apa saja sunnah kurban yang perlu diketahui?
Dilansir baznas.go.id, berikut sunnah kurban sebelum, saat, dan setelah penyembelihan:
1. Sebelum Hari Penyembelihan
Banyak yang tidak menyadari bahwa sunnah kurban dimulai jauh sebelum penyembelihan hewan dilakukan.
Salah satu sunnah kurban yang utama adalah menyimpan niat sejak awal bulan Dzulhijjah.
Baca juga: Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Daging Kurban? Lengkap dengan Hukum Pembagiannya dalam Islam
Rasulullah SAW sangat menganjurkan untuk memperbanyak amal saleh di awal bulan ini, termasuk niat berkurban.
Selain niat, sunnah kurban lainnya adalah tidak memotong rambut dan kuku bagi orang yang hendak berkurban, mulai dari tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.
Ini berdasarkan hadits dari Ummu Salamah radhiyallahu 'anha bahwa Rasulullah bersabda:
"Jika kalian telah melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka janganlah ia mengambil rambut dan kukunya." (HR. Muslim).
Menjaga kebersihan dan kesehatan hewan kurban juga termasuk sunnah kurban.