Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Bacaannya
Takbiran merupakan tradisi umat Islam untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT dengan mengumandangkan kalimat “Allahu Akbar” menjelang hari raya.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Endra Kurniawan
Takbir muqayyad adalah takbir yang dilakukan setelah salat fardhu.
Pada Idul Adha 2026, takbir ini dimulai sejak Subuh tanggal 9 Dzulhijjah atau tanggal 26 Mei 2026 (Hari Arafah) dan berlangsung hingga akhir hari tasyrik, yaitu 13 Dzulhijjah atau 30 Mei 2026.
Artinya, setelah pelaksanaan wukuf di Arafah oleh jamaah haji di Mekkah, umat Islam di seluruh dunia dianjurkan memperbanyak takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT hingga beberapa hari setelah Idul Adha.
Dengan demikian, puncak suasana takbiran Idul Adha 2026 di Indonesia biasanya terjadi pada malam 27 Mei 2026, ketika masyarakat mulai mengumandangkan takbir secara serentak di masjid, mushola, hingga kegiatan takbir keliling di berbagai daerah.
Bacaan Takbiran Idul Adha
Bacaan takbir merupakan inti dari tradisi takbiran yang dilantunkan oleh umat Islam.
Salah satu bacaan yang paling umum dan dianjurkan adalah:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallahu wallahu akbar Allahu Akbar wa lillahil hamd
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.”
Selain itu, terdapat juga bacaan lain yang lebih ringkas namun tetap bermakna:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا
Allahu Akbar, Allahu Akbar Kabiraa
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dengan kebesaran-Nya.”