Hukum Hewan Kurban Belum Disembelih sampai Hari Tasyrik Berakhir
Bagaimana hukum hewan kurban yang belum disembelih hingga berakhirnya Hari Tasyrik, hari makan, minum, berzikir setelah pelaksanaan Idul Adha 2026.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Bagaimana hukum hewan kurban yang belum disembelih hingga berakhirnya Hari Tasyrik.
- Waktu penyembelihan merupakan salah satu syarat sah dalam ibadah kurban yang harus diperhatikan agar ibadah tetap bernilai dan diterima.
- Dalam ajaran Islam, Hari Tasyrik dikenal sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT setelah pelaksanaan Idul Adha 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, umat Islam di berbagai daerah mulai melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan kepatuhan kepada Allah SWT.
Idul Adha tahun ini diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026, sementara Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelahnya, yakni pada 28, 29, dan 30 Mei 2026 atau bertepatan dengan 11, 12, dan 13 Dzulhijjah 1447 H.
Pada momen inilah umat Muslim dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban seperti kambing, sapi, maupun unta sesuai kemampuan dan ketentuan syariat Islam.
Namun, di tengah pelaksanaan kurban yang berlangsung di masjid, musala, hingga lingkungan masyarakat, masih banyak pertanyaan yang muncul terkait batas akhir penyembelihan hewan kurban.
Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah bagaimana hukum hewan kurban yang belum disembelih hingga berakhirnya Hari Tasyrik.
Pertanyaan ini menjadi penting karena waktu penyembelihan merupakan salah satu syarat sah dalam ibadah kurban yang harus diperhatikan agar ibadah tetap bernilai dan diterima.
Dalam ajaran Islam, Hari Tasyrik dikenal sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT setelah pelaksanaan Idul Adha 2026.
Selain itu, rentang waktu Hari Tasyrik juga menjadi kesempatan terakhir bagi umat Islam untuk menyembelih hewan kurban.
Karena itu, banyak masyarakat mulai mencari penjelasan mengenai hukum kurban yang terlambat disembelih, apakah masih dianggap sah, serta bagaimana pandangan ulama terkait penyembelihan hewan kurban setelah melewati batas Hari Tasyrik.
Hukum Hewan Kurban Belum Disembelih sampai Hari Tasyrik
Mengutip Buku Fikih Kurban Praktis, Panduan Menyempurnakan Ibadah Idul Adha yang disusun Tim Layanan Syariah Kementerian Agama RI (Kemenag RI), diketahui bahwa ibadah kurban harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan.
Namun, jika dilakukan di luar waktu yang telah ditentukan, maka hukumnya tidak boleh.
Baca juga: Update Kerbau Kurban Disebut Mirip Trump, Tak Disembelih Berkat Mendagri Bangladesh
Menurut ulama Syafiiyah, waktu penyembelihan hewan kurban dimulai sejak salat Idul Adha telah dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga terbenam matahari pada hari terakhir hari Tasyrik.
Maka demikian, waktu penyembelihan hewan kurban ada empat hari, hari Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah, juga tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Lantas bagaimana hukum hewan kurban yang belum disembelih hingga lewat dari hari-hari Tasyrik, apakah tetap harus disembelih atau ditangguhkan hingga tahun berikutnya?
Ada dua ketentuan yang telah disebutkan oleh para ulama terkait hewan kurban yang belum disembelih hingga lewat dari hari-hari Tasyrik.