Prihantini yang Diduga Palsukan Riset Internasional Ternyata Alumni ITB dan Penerima LPDP 2022
Prihantini tercatat sebagai alumni program magister FMIPA ITB. Ia diduga juga lulusan UNY dan penerima beasiswa LPDP pada tahun 2022.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Sementara, nama Prihantini tercatat merupakan lulusan tahun 2018. Ia masuk sebagai mahasiswa FMIPA UNY pada tahun 2015.
Terkait sanksi jika terbukti melakukan pemalsuan riset, Nur mengungkapkan hal tersebut masih perlu untuk didiskusikan dengan pihak-pihak di internal UNY.
“Intinya, jika benar keduanya alumni, perlu kami diskusikan dengan pimpinan, komite etik dan pihak terkait untuk mengambil langkah selanjutnya,” jelasnya.
Baca juga: Kemdiktisaintek Pastikan WNI Pemalsu Riset di Denmark Bukan Dosen atau Peneliti Aktif di Kampus RI
Penerima LPDP 2022
Selain itu, Prihantini ternyata juga merupakan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M Lukmanul Hakim menuturkan Prihantini merupakan penerima beasiswa LPDP angkatan 2022.
“Berdasarkan pengecekan awal data internal, yang bersangkutan atas nama Prihantini tercatat sebagai alumni penerima beasiswa LPDP yang telah menyelesaikan studinya pada tahun 2022,” ujarnya.
Namun, Lukmanul menegaskan pihaknya tetap akan mendalami dan menelaah informasi ini secara lebih lanjut.
Termasuk memeriksa kepatuhan Prihantini terhadap kewajiban kontrak beasiswa melalui koordinasi dengan perguruan tinggi.
Dari hasil pendalaman yang dilakukan, ia mengatakan akan menjadi dasar langkah LPDP selanjutnya.
“LPDP mengapresiasi perhatian publik dan berkomitmen untuk terus menjaga akuntabilitas serta kehormatan komunitas akademik Indonesia di tingkat global,” tutur Lukmanul.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Fahdi Fahlevi)