Teddy Pajang Foto Berdua Bareng Prabowo di Ruang Kerja Seskab, Ada Pose dengan Latar Belakang Eiffel
Seskab Teddy terlihat memajang foto bareng Presiden Prabowo Subianto di ruang kerjanya.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Seskab Teddy Indra Wijaya tampak memajang foto berdua bersama Presiden Prabowo Subianto di ruang kerjanya.
- Ada salah satu foto memperlihatkan Teddy dan Prabowo berfoto dengan latar belakang Menara Eiffel di Paris, Prancis.
- Hal ini terlihat ketika Mensos Gus Ipul datang berkunjung ke kantor Seskab.
TRIBUNNEWS.com - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, terlihat memajang sejumlah foto bersama Presiden Prabowo Subianto di ruang kerja Seskab.
Hal ini terlihat saat Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, berkunjung ke kantor Seskab, Sabtu (30/5/2026).
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @kemensosri, Sabtu, tampak Gus Ipul sudah duduk menunggu kedatangan Teddy di kantor Seskab.
Teddy pun meminta maaf datang terlambat karena baru saja tiba mendampingi Prabowo kunjungan kerja (kunker) ke Prancis.
"Maaf terlambat ya, aku pakai ini (kemeja putih bergaris) nggak apa-apa ya. Aku baru tiba (dari Prancis)" kata Teddy sembari bersalaman dengan Gus Ipul.
Dalam video itu, terlihat tembok belakang tempat duduk Teddy dipenuhi foto-foto yang disusun rapi.
Baca juga: Profil Prof Anhar Gonggong, Ingatkan Teddy Mundur dari TNI Jika Seskab adalah Jabatan Sipil
Beberapa foto yang dipajang adalah foto berdua Teddy bersama Prabowo, salah satunya saat mereka berpose di depan Menara Eiffel, Paris.
Selain itu, ada foto yang diduga diambil saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Dalam foto itu, Teddy tampak duduk di kursi penumpang bagian depan, sedangkan Prabowo berada di belakang bersama mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Diketahui, kedatangan Gus Ipul bertemu Teddy adalah untuk berdiskusi dan melaporkan perkembangan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.
Dikutip dari Instagram @catatanseskab, Gus Ipul dan Teddy juga berbicara mengenai pemantapan pembukaan Sekolah Rakyat pada Juli 2026 mendatang.
Tak hanya Sekolah Rakyat, keduanya juga membahas rencana menyekolahkan 10 ribu anak kurang mampu di wilayah Jakarta.
"Turut dibahas rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat yang telah dipersiapkan," jelas Teddy.
Rencana-rencana itu, lanjut Teddy, sejalan dengan arahan Prabowo yang menekankan, pemerintah harus berkomitmen memastikan semua anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak.
"Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak, nyaman, dan berkualitas sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik," pungkasnya.