Prabowo Gandeng Tangan Megawati Setelah Upacara Hari Lahir Pancasila
Megawati yang mengenakan dres dan selendang merah tampak senyum sumringah sambil berbincang singkat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
- Prabowo menghampiri Megawati yang berdiri di sebelah Jusuf Kalla
- Megawati tampak tersenyum saat berbincang dengan Prabowo
- Pancasila lahir bukan dari ruang kosong, Pancasila lahir dari sejarah pengalaman budaya dan cita-cita bangsa Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Megawati yang mengenakan dres dan selendang merah tampak senyum sumringah sambil berbincang singkat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Awalnya setelah upacara selesai, Prabowo turun dari mimbar upacara.
Presiden Prabowo kemudian langsung menghampiri para tamu undangan.
Presiden menghampiri Megawati yang berdiri di sebelah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).
Prabowo lalu menyalaminya dan berbincang singkat.
Baca juga: Prabowo Beberkan Arti Ekonomi Pancasila: Religius dan Berpihak Pada Rakyat
Megawati tampak tersenyum saat berbincang dengan Prabowo.
Setelah itu, Presiden menyalami Wapres Gibran Rakabuming dan tamu undangan lainnya.
Setelah itu, Presiden mempersilahkan Megawati untuk masuk ke dalam Gedung Pancasila.
Di dalam gedung, Prabowo tampak menggandeng Ketua Umum DPP PDIP tersebut.
Baca juga: Dihadiri Gibran hingga Megawati, Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Perbincangan antara Prabowo dengan mantan pemimpin bangsa kemudian berlanjut di dalam Gedung Pancasila.
Amanat Prabowo
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (2/6/2025).
Pantauan Tribunnews di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 09.35 WIB.
Presiden kemudian masuk lapangan upacara sekitar pukul 9.55 WIB.
Presiden yang mengenakan setelan jas dan songkok hitam menuju lapangan didampingi Wapres Gibran dan juga Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.
Setelah menerima laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara menuju mimbar utama.
Adapun Komandan Upacara yakni Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono.
Upacara dimulai dengan Salam Kebangsaan, Penghormatan Kebesaran, dan Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, membacakan naskah Pancasila, diikuti pembacaan Naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara yang disampaikan langsung Presiden Prabowo.
Dalam amanatnya Presiden mengatakan bahwa hari lahir Pancasila adalah hari memeringati 81 tahun di mana Soekarno berdiri di hadapan BPUPKI menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi falasah Indonesia.
“Pancasila lahir bukan dari ruang kosong, Pancasila lahir dari sejarah pengalaman budaya dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri. Pancasila adalah sebuah konsensus Agung suatu kesepakatan kebangsaan Yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Presiden.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.