Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jimly Kenang Sosok 'Setengah Malaikat Hidup’ Ayah Ryamizard Ryacudu: Ditembak Belanda Nggak Mempan

Jimly mengungkap sosok ayah Ryamizard, Musannif Ryacudu, yang dianggap sebagai legenda hidup di Sumatera Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jimly Kenang Sosok 'Setengah Malaikat Hidup’ Ayah Ryamizard Ryacudu: Ditembak Belanda Nggak Mempan
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
KENANG SOSOK RYAMIZARD - Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, usai menghadiri prosesi pemakaman Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026). Jimly Asshiddiqie, mengenang sosok Ryamizard Ryacudu sebagai pribadi yang profesional dan berintegritas. 

Ringkasan Berita:
  • Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, mengenang sosok Ryamizard Ryacudu sebagai pribadi yang profesional dan berintegritas.
  • Jimly juga mengungkap sosok sang ayah, Musannif Ryacudu, yang dianggap sebagai legenda hidup di Sumatera Selatan.
  • Musannif Ryacudu memiliki reputasi yang sangat disegani karena ketangguhannya di masa lalu.
 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, mengenang sosok Ryamizard Ryacudu sebagai pribadi yang profesional dan berintegritas. 

Di balik ketokohan mantan Menteri Pertahanan tersebut, Jimly juga mengungkap sosok sang ayah, Musannif Ryacudu, yang dianggap sebagai legenda hidup di Sumatera Selatan.

Baca juga: Wamenhan Donny Ermawan Pimpin Pelepasan Jenazah Ryamizard Ryacudu ke TMP Kalibata

Jimly menyampaikan kenangan tersebut usai menghadiri prosesi pemakaman Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026). 

Mulanya, ia mengenang almarhum Ryamizard Ryacudu sebagai rekan kerja yang sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan.

"Nah, jadi dia sangat profesional dalam mengambil keputusan sangat berhati-hati, semua aspek dipertimbangkan," ujar Jimly.

Lebih lanjut, Jimly menceritakan latar belakang keluarga almarhum yang berasal dari Palembang. 

Rekomendasi Untuk Anda

 

PEMAKAMAN RYAMIZARD RYACUDU - Prajurit TNI membawa peti jenazah mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026). Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026) karena sakit. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PEMAKAMAN RYAMIZARD RYACUDU - Prajurit TNI membawa peti jenazah mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026). Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026) karena sakit. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

 

Ia menyebut ayah Ryamizard, Musannif Ryacudu memiliki reputasi yang sangat disegani karena ketangguhannya di masa lalu.

"Jadi yang namanya orang tuanya itu, Pak Ryacudu itu, itu jadi legenda hidup. Waktu dia masih hidup, di Sumatera Selatan itu dianggap orang yang kayak setengah malaikat hidup. Karena ditembak oleh Belanda, nggak mempan. Terjun dari pesawat, aman. Pokoknya orang itu nggak bisa ditembus oleh peluru," ungkap Jimly.

Menurut Jimly, ketokohan sang ayah turut membentuk citra positif Ryamizard di mata masyarakat Palembang. 

Kehadiran banyak warga dari daerah asal tersebut saat prosesi pemakaman menjadi bukti penghormatan masyarakat terhadap keluarga Ryamizard.

"Jadi di kalangan orang Palembang itu menganggap dia ini, ya pokoknya punya jimat gitu. Jadi nggak bisa ditembak, nah jadi ketokohan almarhum bapaknya itu mempengaruhi juga orang Palembang kepada Pak Ryamizard, Saya lihat banyak orang Palembang itu yang datang," tambahnya.

Jimly menilai almarhum adalah sosok yang bersih dan profesional, sama seperti mertuanya, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno. 

Ia berharap nilai-nilai keteladanan yang diwariskan oleh tokoh-tokoh tersebut dapat terus dicontoh oleh generasi penerus bangsa.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas