CELIOS Soroti Dana Pribadi Prabowo untuk Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Rawan Langgar Transparansi
CELIOS mengkritik penggunaan dana pribadi Presiden untuk kunjungan luar negeri karena dinilai berpotensi mengganggu transparansi.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Wahyu Aji
Teddy menyebutkan bahwa angka investasi tersebut terhitung sejak awal masa jabatan Presiden Prabowo hingga saat ini. Data ini merujuk pada catatan resmi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
"Total investasi yang masuk dalam 1,5 setengah tahun ini adalah sekitar Ro2.430 triliun, itu data dari BKPM," ujarnya
Ia memberikan contoh nyata dampak dari upaya diplomasi tersebut, salah satunya kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan bulan lalu. Kunjungan tersebut langsung membuahkan hasil berupa komitmen investasi baru.
Baca juga: Seskab Teddy Tanggapi Kritik Kunjungan LN Prabowo, Kelebihan Biaya Ditanggung Pribadi
"Bulan lalu, Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea, kembali langsung ada investasi sekitar Rp575 triliun," pungkasnya.