Bareskrim Periksa Selebgram Makassar Pengguna Whip Pink, Sudah 5 Bulan Pakai dan Beri Efek Nge-fly
Bareskrim Polri memeriksa seorang selebgram asal Makassar berinisial APG terkait penggunaan gas nutrious oxide (N2O) merek Whip Pink.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memeriksa seorang selebgram asal Makassar, Sulawesi Selatan berinisial APG terkait penggunaan gas nutrious oxide (N2O) merek Whip Pink pada Rabu (4/6/2026).
Hasilnya, APG mengakui penggunaan Whip Pink sebanyak belasan kali dengan maksud agar mendapatkan euforia.
"Yang bersangkutan juga sudah melakukan pembelian sebanyak 15 kali dan mengaku mendapatkan efek euforia atau fly pada saat menggunakan produk tersebut," kata Kanit Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, AKBP Al Rasyidin Fajri kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan pengakuannya, APG membeli dan menggunakan produk dengan nama lain gas tertawa ini selama lima bulan yakni mulai September 2025 hingga Januari 2026.
"Untuk mencari sensasi ya. Dugaannya untuk mencari sensasi, sensasi fly dan ini apa namanya, sensasi dia ada efek-efek tertentu yang digunakan untuk merasakan ketenangan dan sensasi kebahagiaan," tuturnya.
Baca juga: Asisten Pribadi YouTuber Terkenal Ikut Diperiksa Bareskrim, Ngaku Beli Whip Pink 640 & 950 Gram
Meski begitu, Fajri mengatakan efek yang ditimbulkan dari penggunaan Whip Pink ini sangat berbahaya bagi tubuh.
"Nge-fly (efeknya) dan dia hanya berdurasi beberapa saat saja. Artinya kalau bisa kita sampaikan mungkin dugaannya sekitar 15 sampai 20 menit," ungkapnya.
"Sehingga begitu merasakan sensasi, karena dia naiknya cepat turunnya juga cepat, dia menggunakan berulang-ulang. Itulah yang berbahaya," sambungnya.
BPOM Ingatkan Bahaya Whip Pink
Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar mengungkap, soal bahaya penyalahgunaan whip pink gas yang kini sedang ramai disorot.
Whip pink gas merupakan penyebutan untuk tabung gas kecil berisi Nitrous Oxide (N2O) yang dikemas penggunaan botol berwarna merah muda atau pink agar menarik.
Baca juga: Ngebalon Whip Pink 3 Bulan, Youtuber AM Alami Lumpuh Temporer
Secara legal, gas ini digunakan dalam industri kuliner sebagai pendorong pembuatan whipped cream.
Di bidang medis, penggunaan gas ini untuk
sebagai anestesi ringan dan analgesik (pereda nyeri), misalnya pada kedokteran gigi.
Taruna mengatakan, kandungan gas berupa Nitrogen Oksida N2O ini saat dihirup bisa memberikan efek rileks hingga euforia atau perasaan bahagia yang ekstrem, berlebihan, dan tidak sesuai dengan keadaan.
Efek tersebutlah yang membuat seseorang bisa mengalami ketergantungan pada whip pink gas ini.
"Ini bisa memberikan efek euforia, efek ketergantungan, minimal ketergantungan psikologis," kata di di kantor BPOM, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).