Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri Berkelakar Ingin Jadi Aktivis Buruh Setelah Pensiun Dari Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkelakar ingin menjadi seorang aktivis setelah pensiun dari Polri. Hal itu dikatakannya di hadapan buruh

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kapolri Berkelakar Ingin Jadi Aktivis Buruh Setelah Pensiun Dari Polri
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
KAPOLRI - Potret Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia berkelakar ingin menjadi seorang aktivis setelah pensiun dari Polri ketika memberi sambutan di acara Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kapolri mengaku merasa senang bisa hadir dalam acara yang digelar perkumpulan buruh yang terkenal keras dalam memberikan kritik
  • Kapolri berkelakar akan menempati posisi-posisi para aktivis buruh yang kosong akibat masuk ke dalam kabinet
  • Sorot banyak aktivis buruh yang kini masuk kabinet

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkelakar ingin menjadi seorang aktivis setelah pensiun dari Polri.

Hal tersebut Sigit katakan ketika memberi sambutan di acara Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).

Mulanya, Sigit mengaku merasa senang bisa hadir dalam acara yang digelar perkumpulan buruh yang terkenal keras dalam memberikan kritik.

"Hidup buruh! Hidup! Hidup KPBI! Hari ini saya merasa sangat senang berhadapan dengan buruh yang katanya terkenal paling keras. Bener nggak? Jadi baru kali ini saya dengar yel-yelnya mantap," kata Sigit.

Setelah itu, ia menyindir soal banyaknya pimpinan buruh yang saat ini masuk ke dalam pemerintahan, salah satunya Jumhur Hidayat yang kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

"Memang terjadi perubahan dari aktivis-aktivis saat ini rata-rata kemudian menjadi pimpinan-pimpinan di kabinet. Selamat Pak, ya," ucap Sigit.

Baca juga: Presiden KSPSI Andi Gani Bantah Bakal Masuk Pemerintahan, Pilih Jadi Pemimpin Buruh

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas ia berkelakar akan menempati posisi-posisi para aktivis buruh yang kosong akibat masuk ke dalam kabinet.

Apalagi, melihat perjuangan para buruh terhadap hak-haknya yang saat ini masih jauh dari kata layak.

"Jadi karena aktivis-aktivis akhirnya kosong, ya saya mohon izin kepada teman-teman, selesai jadi Kapolri saya gantian jadi aktivis. Boleh nggak? Karena saya terus terang saya tadi sangat senang dengar yel-yelnya tadi. Kayaknya cocok buat saya. Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur," jelasnya.

Pernah Ingin Jadi Petani

Keinginan setelah pensiun sebelumnya juga pernah diungkap Sigit. Ia mengaku ingin jadi petani saat menegaskan menolak usulan kedudukan Polri di bawah kementerian.

Hal itu ditegaskannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR pada Senin (26/1/2026).

Baca juga: Respons Partai Buruh Soal Said Iqbal Santer Gabung Kabinet Presiden Prabowo

"Institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus," tegas Listyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Listyo posisi Polri saat ini bertanggung jawab langsung kepada presiden adalah kedudukan yang ideal.

Kemudian, Listyo mengungkapkan bahwa ada pihak yang menawarkan dirinya untuk menjadi Menteri Kepolisian.

Namun, dia menegaskan lebih memilih menjadi petani dibanding polri berada di bawah suatu kementerian.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas