Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahfud MD Desak Kejaksaan Jelaskan Alasan Nanik Tak Diperiksa: Bisa Jadi Terlibat, tapi Diselamatkan

Mahfud MD mengatakan bisa saja Nanik juga turut terlibat dalam kasus korupsi MBG tersebut, tetapi ada yang menyelamatkannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rifqah
Editor: Bobby Wiratama

Mahfud lantas menegaskan apa yang selama ini disampaikannya memang benar bahwa ada dugaan korupsi dalam program MBG ini.

"Sejak awal kita sudah katakan kalau mengelola kayak gitu sudah pasti ada korupsinya. Hanya orang bodoh yang mengatakan itu tidak ada dugaan korupsinya," ujarnya.

"Pengelolaan awur-awuran sejak awal, beli barang sembarangan, makanannya nggak karuan, nggak ada standarnya secara nasional, anggarannya nggak pernah jelas bagaimana mempertanggungjawabkannya. Semuanya ugal-ugalan tuh yang ngelola," kata Mahfud.

Mahfud pun mengatakan bahwa sejak awal tahun pihaknya telah berulang kali membahas persoalan tersebut. 

Padahal, menurutnya, program MBG pada dasarnya merupakan program yang baik dan disukai masyarakat karena memberikan manfaat. 

Namun, ia menilai potensi kerugian akibat korupsi dalam program tersebut bisa lebih besar daripada biaya program itu sendiri.

"MBG itu bagus, rakyat senang, yang nggak pernah makan telur makan telur, iya bagus, tetapi korupsinya lebih besar daripada biayanya, sehingga sejak awal kita katakan ayo Pak Prabowo teruskan tuh MBG bagus program Anda."

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi ubah dong tata kelolanya. Di situ cara-cara koruptif itu sudah dilakukan sejak awal dan itu kalau orang mengamati korupsi sudah tahu itu ada korupsinya," tegas Mahfud.

Analisis Pengamat

Terkait Nanik yang tidak ikut diperiksa ini, Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio atau Hensa, sebelumnya mengatakan bahwa dirinya memilih berprasangka baik dengan menganggap alasannya mungkin karena Nanik merupakan pihak yang paling belakangan bergabung di BGN.

"Ada pertanyaan juga di masyarakat ini kenapa Naniknya enggak kena ya, kan gitu, yang tiga sudah masuk gitu ya, kalau saya sih positif thinking aja karena dia paling belakangan juga masuknya," ungkap Hensa, Jumat (5/6/2026), dikutip dari YouTube tvOne.

Selain itu, Hensa juga menilai bahwa Nanik selama ini menunjukkan loyalitas yang kuat kepada Presiden Prabowo.

"Dia tegak lurus ke Pak Prabowo, sehingga dia bisa menjaga marwah itu," ucapnya.

Sebagai informasi, Nanik telah resmi dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN yang baru pada Senin (8/6/2026).

Selain Nanik, para Wakil Kepala BGN seperti Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari juga turut dilantik Prabowo.

Setelah resmi dilantik, Nanik pun mengucapkan terima kasih dan berkomitmen akan menjalankan amanahnya dengan benar,

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas