Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

BEM UI: Pemerintah Sibuk Umumkan Data, Rakyat Tertekan Kenaikan Harga Beras dan Pajak

BEM UI gelar aksi di Bundaran HI siang ini, kritik pemerintah soal ekonomi hanya tumbuh di atas kertas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • BEM UI menggelar aksi “Menuju Indonesia Bangkrut” di Bundaran HI, Jumat (12/6/2026). 
  • Massa menuntut hentikan pemborosan APBN, turunkan harga BBM dan kebutuhan pokok, serta akui kesalahan pemerintah. 
  • Ketua BEM UI Yatalathof menilai ekonomi hanya tumbuh di atas kertas. 
  • Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus bergabung dalam aksi ini

TRIBUNNEWS.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, pada Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan informasi dari Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, aksi tersebut dimulai pukul 13.00 WIB. 

Ada lima poin tuntutan yang akan ditegaskan mahasiswa dalam demo pada hari ini. 

Kelimanya yakni: 

  • Setop pemborosan APBN. 
  • Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. 
  • Hentikan program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. 
  • Hentikan militerisme di ranah sipil.
  • Meminta Presiden Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Ketua BEM UI Kritik Pemerintah

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma’shum Imawan, mengkritik klaim pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah tidak dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan tersebut disampaikan Yatalathof dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Jumat (12/6/2026), menjelang aksi demonstrasi mahasiswa bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” yang akan digelar di Jakarta.

“Kita mahasiswa sebagai salah satu bagian dari rakyat, kita menganggap kenyataan yang kita hadapi sekarang ini adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas saja. Tetapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah sama sekali. Baik itu harga beras naik dan juga bahan pokok lainnya, lapangan kerja makin menyempit dan juga rakyat makin dihajar oleh pajak,” kata Althof.

Ia juga menuding pemerintah lebih fokus pada pencitraan dibanding menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Dan pemerintah hanya sibuk memoles citra, hanya sibuk mengumumkan data-data kosmetik sambil membagikan proyek kepada kroni-kroninya,” lanjutnya.

Menurut Althof, kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan sebenarnya sudah terbuka sejak lama. Namun, ia menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru menunjukkan arah kepemimpinan yang tidak sesuai harapan masyarakat.

“Arah negara tidak dibawa menuju Indonesia Emas, melainkan menuju Indonesia bangkut. Baik itu bangkrut secara demokrasinya, secara ekonominya, dan secara moral kepemimpinan,” ucap Althof.

Atas dasar itu, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dijadwalkan turun ke jalan untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Althof menjelaskan massa aksi akan berangkat dari Kampus UI Depok sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari sejumlah kampus lain sebelum bergerak menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

“Untuk berangkatnya kita nanti akan dari UI pukul 10 pagi, nanti kita akan naik Kopaja bersama juga dengan BEM Universitas Pancasila, BEM PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) serta ada Kawan-kawan BEM lain yang bergerak sendiri ada ITB, dan nanti kemungkinan ada UIN untuk langsung ke Bundaran HI (Hotel Indonesia),” ungkap Althof.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas