Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Elite PDIP: Aksi Demo Mahasiswa Jadi Alarm Serius Bagi Pemerintah

Andreas Hugo Pareira mengatakan aksi demonstrasi mahasiswa dan pengemudi ojek pada Jumat (12/6/2026) merupakan alarm serius bagi pemerintah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Elite PDIP: Aksi Demo Mahasiswa Jadi Alarm Serius Bagi Pemerintah
Tribunnews/Jeprima
AKSI UNJUK RASA - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Massa aksi yang tergabung dalam BEM UI diikuti beberapa mahasiswa UPN dan IPB membawa lima tuntutan pada aksi tersebut yaitu Menghentikan pemborosan APBN, Menurunkan harga bahan pokok dan BBm, Menghentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih, Menghentikan militerisme di ranah sipil dan Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak. Tribunnews/Jeprima 
Memuat video…

"Pertanyaannya, apakah tuntutan ini merupakan ekspresi kehendak rakyat, jawabannya pasti ya. Karena situasi itulah yang dialami rakyat saat ini. Persoalannya, apakah pemerintah mau mendengarkan atau tidak?" tanya Andreas.

Dua Titik Demo di Jakarta

Pada Jumat (12/6/2026) sejumlah mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi terkait kebijakan pemerintah.

Di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mahasiswa yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI menyuarakan tuntutan mereka.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa harus menghadapi blokade aparat keamanan di kawasan Jalan MH Thamrin.

Massa mahasiswa pun tak bisa merangsek ke kawasan Bundaran HI akibat ketatnya blokade aparat keamanan.

Hingga akhirnya mereka bubar sekira pukul 18.00 WIB.

Dalam aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, mahasiswa mengajukan 5 tuntutan, di antaranya:

  • Meminta pemerintah menghentikan pemborosan anggaran APBN.
  • Menuntut penurunan harga BBM dan harga kebutuhan pokok.
  • Meminta pemerintah memberhentikan program-program populismenya seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Koperasi Desa Mawar Putih.
  • Menuntut penghentian militerisme di ranah sipil.
  • Meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan dan menyadari kekeliruan yang telah terjadi.
Rekomendasi Untuk Anda

Di wilayah Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, pada hari yang sama massa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi UNJ Melawan pun melakukan aksi demonstrasi.

Pada aksi bertajuk Rawamangun Menggugat, para mahasiswa sempat menutup bagian pinggir kiri Jalan Pemuda.

Dalam aksinya mereka protes terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah, di antaranya kenaikan harga BBM, program Makan Bergizi Gratis, kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri, pengesahan RUU Polri, hingga anjloknya rupiah.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas