Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Wajah Tegang Nanik S Deyang saat Hadiri Rapat Perdana sebagai Kepala BGN di DPR

Terlihat wajah Nanik yang tegang menghadiri rapat kerja perdananya dengan DPR usai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Wajah Tegang Nanik S Deyang saat Hadiri Rapat Perdana sebagai Kepala BGN di DPR
Tribunnews.com/Chaerul Umam
RAPAT KERJA - Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Terlihat wajah Nanik yang tegang menghadiri rapat kerja perdananya dengan DPR usai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN.  
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
  • Para awak media telah menunggu kedatangan Nanik S Deyang beserta pimpinan BGN yang baru lainnya, yakni Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
  • Terlihat wajah Nanik yang tegang menghadiri rapat kerja perdananya dengan DPR usai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan agenda, rapat sedianya dimulai pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Komisi X DPR Setuju Rencana Kantin Sekolah Urusi MBG, Asal Tata Kelola Diperbaiki

Namun berdasarkan pantauan reporter Tribunnews.com Chaerul Umam di lokasi, rapat baru dimulai sekira pukul 13.51 WIB, atau molor hampir 60 menit.

Para awak media telah menunggu kedatangan Nanik S Deyang beserta pimpinan BGN yang baru lainnya, yakni Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Nanik mengenakan kemeja putih dengan jilbab berwarna hitam saat tiba di Ruang Rapat Komisi IX DPR.

Terlihat wajah Nanik yang tegang menghadiri rapat kerja perdananya dengan DPR usai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN, menggantikan Dadan Hindayana yang tersandung dugaan korupsi tata kelola program Makan Gizi Gratis (MBG).

Rekomendasi Untuk Anda

Rapat dimulai dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh.

Nihayatul didampingi oleh Waki Ketua Komisi IX DPR lainnya, yakni Putih Sari dan Charles Honoris.

Namun, rapat tersebut dibuka hanya beberapa menit saja, lantaran para anggota dewan sepakat untuk rapat digelar secara tertutup karena membahas anggaran untuk tahun 2027.

"Karena rapat ini pembahasan anggaran, apakah rapat ini terbuka atau tertutup Bapak, Ibu? Tertutup?" tanya Nihayatul dan dijawab setuju oleh peserta rapat yang hadir.

"Oke. Seperti rapat kita kemarin membahas anggaran, rapat ini saya nyatakan tertutup untuk umum," lanjut Nihayatul.

Setelah rapat dinyatakan tertutup, staf dan awak media yang berada di dalam balkon dan ruang rapat langsung diminta untuk meninggalkan ruangan.

Baca juga: Kasus Korupsi BGN Jadi Momentum Perkuat Sistem Program MBG: Transparansi dan Pengawasan

Seperti diketahui sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan bahwa ketiga tersangka itu diketahui melakukan perbuatan melawan hukum terkait pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun ketiga tersangka itu yakni eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya Sonny Sonjaya dan Loedwijk Pusung.

“Saudara DH bersama-sama dengan saudara SS dan saudara LP dalam melakukan proses pengadaan baik barang dan jasa di BGN secara melawan hukum,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung RI, Syarief Sulaeman Nahdi saat konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas