Tribun

Disuntik Pendanaan dari Jeff Bezos, Salah Satu Founder Startup Ula Ternyata Mantan Karyawan Amazon

startup Indonesia yang fokus pada pemberdayaan peritel kecil yaitu Ula baru saja mendapatkan pendanaan dari Founder Amazon Jeff Bezos.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Disuntik Pendanaan dari Jeff Bezos, Salah Satu Founder Startup Ula Ternyata Mantan Karyawan Amazon
ist
Perusahaan rintisan (startup) Indonesia yang fokus pada pemberdayaan peritel kecil yaitu Ula baru saja mendapatkan pendanaan dari Founder Amazon Jeff Bezos. 

Mehra kemudian berwirausaha di Singapura, ia berprofesi sebagai Investor Swasta pada Oktober 2018 hingga saat ini.

Laki-laki ini menjadi investor sekaligus mentor untuk startup, terutama yang berfokus di bidang e-commerce dan FinTech seperti BharatPe, Khatabook, Bijak, Remedo, Klub dan Bukukas.

Ia juga menjadi anggota sekaligus Komite Investasi di AngelList India sejak Maret 2019 hingga saat ini.

Hingga pada akhirnya pada Juni 2019 sampai saat ini ia menjadi Founder dan CEO Ula, startup yang berbasis di Indonesia dan berfokus pada pemberdayaan peritel kecil.

Di negara berkembang seperti Indonesia, ritel tradisional telah mampu mempekerjakan jutaan orang.

Dikutip dari akun LinkedIn miliknya, Kamis (7/10/2021), Mehra mengatakan bahwa ia dan Founder lainnya melihat banyaknya peritel kecil di Indonesia sebagai sebuah peluang.

"Kami mengkaji ulang cara kerja ritel tradisional dan menanamkannya dengan teknologi, praktik terbaik ritel modern, dan ilmu data untuk penjaminan modal kerja," kata Mehra.

Ula telah mengumpulkan 10,5 juta dolar AS putaran benih yang dipimpin oleh Sequoia Capital (India) Singapura dan Lightspeed India.

SMDV, Quona Capital dan Saison capital juga berpartisipasi dalam putaran tersebut.

Perusahaan ini juga kini mendapatkan investasi dari Jeff Bezos.

Selain Mehra, ada pula founder lainnya yang turut mendirikan startup ini, yakni Alan Wong yang sebelumnya bekerja di Amazon, Derry Sakti yang mengawasi operasi raksasa consumer goods P&G di Indonesia, serta Riky Tenggara yang pernah bekerja di Lazada.

disuntik

Founder Amazon Jeff Bezos telah bergabung dalam putaran pendanaan terbaru untuk startup Indonesia Ula. Hal ini menandai investasi pertama orang terkaya kedua di dunia itu untuk kawasan Asia Tenggara.

Bezos berpartisipasi dalam pendanaan Seri B Ula melalui Bezos Expedition, sebuah kantor keluarga miliarder ini yang mengelola investasi pribadinya termasuk perusahaan kedirgantaraan 'Blue Origin'.

Putaran terakhir Ula yang mengumpulkan 87 juta dolar Amerika Serikat (AS), dipimpin oleh Prosus Ventures, Tencent dan B-Capital.

Menurut Venture Capital Insight, nilai investasi terbaru perusahaan itu sebesar 490 juta dolar AS.

Dikutip dari laman Forbes, Kamis (7/10/2021), investor telah menggelontorkan dana ke perusahaan teknologi Indonesia ini yang bertujuan untuk memodernisasi toko tradisional yang disebut sebagai 'warung' dengan membawanya secara online.

Sebelumnya, Ula berhasil mengamankan putaran unggulan 10,5 juta dolar AS pada Juni 2020 dan putaran Seri A sebesar 20 juta dolar AS pada Januari lalu.

"Kami diluncurkan pada 2020 dengan misi tunggal untuk memberdayakan peritel kecil dengan teknologi untuk meningkatkan pendapatan mereka. Kami mengambil pendekatan jangka panjang untuk memecahkan masalah mendasar peritel tradisional dengan berinvestasi dalam teknologi, rantai pasokan, dan penawaran kredit dengan data," kata salah satu Founder dan CEO Ula, Nipun Mehra.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas