Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Hindari Ketergantungan Pada Produsen Chip, Hyundai Motor Berencana Kembangkan Chip Sendiri

Hyundai Motor menjadi produsen mobil yang mengumumkan rencana untuk mengembangkan chip semikonduktornya sendiri

Hindari Ketergantungan Pada Produsen Chip, Hyundai Motor Berencana Kembangkan Chip Sendiri
ist
Hyundai Motor Company memposting teaser dari mobil terbarunya yang diprediksi sebagai SUV terkecil, yakni Casper yang akan meluncur 15 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Hyundai Motor menjadi produsen mobil yang mengumumkan rencana untuk mengembangkan chip semikonduktornya sendiri, demi mengurangi ketergantungan pada produsen chip.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Operasi Global Hyundai Motor, José Munoz.

Dikutip dari laman Techcrunch, Kamis (14/10/2021), saat penjualan mobil turun selama pandemi virus corona (Covid-19), produsen mobil pun menghentikan pesanan mereka tepat pada saat produsen elektronik mulai meningkatkan produksinya dan mengambil pasokan chip yang ada, untuk memenuhi permintaan yang meningkat terhadap laptop dan konsol game.

Baca juga: iPhone SE 3 Dikabarkan Meluncur Pada 2022, Bawa Teknologi 5G dan Chipset Terbaru

Lalu saat konsumen mulai membeli kendaraan lagi, produsen mobil dihadapkan dengan fakta minimnya semikonduktor global.

Ini menyebabkan sebagian besar Original Equipment Manufacturer (OEM), selain Tesla dan Toyota, menghentikan jalur produksi yang mendorong penurunan penjualan mobil.

Karena sebagian besar OEM juga mengeluarkan rencana agresif untuk menggunakan listrik.

Selain Hyundai, Tesla dan General Motors juga telah mengumumkan rencana untuk memproduksi chip mereka sendiri.

Baca juga: Akhir Tahun Ini, Harga Bitcoin Diprediksi Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa, Tertarik Koleksi?

"Penjualan Hyundai pada kuartal terakhir ini tidak terlalu menderita. Bulan-bulan terberat adalah Agustus dan September," kata Munoz.

Produsen mobil Korea Selatan (Korsel) itu memang harus menutup beberapa pabriknya untuk sementara waktu pada tahun ini.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas