Tribun

Startup Ini Kumpulkan 500 Juta Dolar AS Demi Ambisi Hadirkan Mobil Terbang di 2024

HT Aero mengatakan pihaknya telah mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar Amerika Serikat (AS) dalam putaran pendanaan terbarunya.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Startup Ini Kumpulkan 500 Juta Dolar AS Demi Ambisi Hadirkan Mobil Terbang di 2024
ist
Ilustrasi Startup 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - HT Aero, startup mobil terbang yang didukung oleh produsen kendaraan listrik China, Xpeng Inc, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar Amerika Serikat (AS) dalam putaran pendanaan terbarunya.

Dalam sebuah pernyataan, startup yang didirikan pada 2013 dan sebelumnya bernama Xpeng Heitech ini mengumpulkan dana terbarunya dari IDG Capital, 5Y Capital, Xpeng, dan perusahaan lainnya dalam putaran pendanaan ini.

Baca juga: Kisah Maudy Ayunda Terjun di Bisnis E-Commerce, Inves di Startup Grocery Segari

Dikutip dari laman Reuters, Selasa (19/10/2021), HT Aero mengaku akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan teknologi serta memperluas tenaga kerjanya.

Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan model mobil terbang kepada para pelanggan mereka pada 2024.

Startup ini bercita-cita meluncurkan model mobil terbang yang dapat dikendarai di jalan raya.

Baca juga: Startup Ula Kembangkan Pasar Modern dengan Rantai Pasok Berbasis Digital di Shila at Sawangan

Kendati demikian, HT Aero tidak mengungkapkan penilaiannya setelah putaran pendanaan.

Perlu diketahui, saat ini berbagai perusahaan mulai dari start-up hingga produsen mobil global memang berlomba untuk mengembangkan 'robo-taksi' terbang komersial, dan berharap dapat 'menguangkan' pasar yang menurut Morgan Stanley mampu bernilai 1,5 triliun dolar AS pada 2040.

Sementara itu, produsen mobil lain yang sedang mengembangkan mobil terbang di China termasuk diantaranya Geely's Terrafugia yang sedang membangun pabrik di pusat kota Wuhan, serta Volkswagen AG yang juga mempelajari industri di negara itu.

Kendati demikian, regulator di China hingga kini belum mengumumkan rincian mengenai aturan tentang kendaraan terbang.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas