Tribun

Start Up Asal Jepang N-Ark Bikin Purwarupa Pertanian di Atas Laut

salah satu perusahaan start-up Jepang, N-Ark mengubah paradigma ini dengan membuat purwarupa pertanian terapung di atas laut.

Editor: Sanusi
Start Up Asal Jepang N-Ark Bikin Purwarupa Pertanian di Atas Laut
N-Ark
Prototipe pertanian terapung di atas laut, yang dinamakan Green Ocean. Proyek ini tengah dikerjakan oleh start up Jepang, N-Ark bekerja sama dengan perusahaan riset dan pengembangan teknologi pertanian, Cultivera. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama ini, konsep pertanian yang dikenal banyak orang adalah upaya pengelolaan tanaman di darat.

Namun salah satu perusahaan start-up Jepang, N-Ark mengubah paradigma ini dengan membuat purwarupa pertanian terapung di atas laut.

Perusahaan ini menggabungkan teknologi toleran garam dengan konsep arsitektur yang disesuaikan dengan laut untuk mengatasi masalah kenaikan permukaan laut dan yangsemakin memburuk karena perubahan iklim.

Baca juga: The NextDev 2021, Perkuat Potensi Startup Digital Untuk Perubahan Berdampak

Dalam mengerjakan proyek yang diberi nama Green Ocean ini, N-Ark menggandeng perusahaan riset dan pengembangan teknologi pertanian, Cultivera.

Seperti dikutip dari situs N-Ark, proyek ini menggunakan teknologi pertanian yang dapat mengolah air laut sebagai sumber nutrisi langsung kepada tanaman.

Lahan pertanian sendiri akan dibuat terapung diatas sebuah konstruksi baru yang bernama 'arktecture' (bahtera + teknologi + budaya).

Baca juga: Startup Quick Commerce Astro Raih Pendanaan 4,5 Juta Dolar AS di Putaran Awal

Struktur bangunan akan tampak sebagai rumah kaca terapung yang tahan garam dan terbuat dari kayu tipis dan sambungan-sambungan kayu.

Setelah dibangun di atas air, bangunan ini akan menciptakan dua area hijau baru. Area pertama dalah ruang produksi makanan menggunakan teknologi pertanian asin dan mengambang di atas permukaan.

Sementara itu, lapisan kedua adalah lapisan ganggang yang terletak di bawah bangunan dan akan memperbaiki lingkungan bawah laut.

Sedangkan pada bagian atap berbentuk seperti segitiga terbalik. Fungsinya agar bisa menampung air hujan secara efisien.

Baca juga: Resmi Jadi Partner BRI, Startup Ayoconnect Siap Kenalkan Solusi Open Finance

Dengan mencampur air hujan dan air laut, akan terjadi penyesuaian ph sehingga bisa menjadi pupuk untuk lahan pertanian.

Sementara itu Cultivera yang menjadi mitra dari N-Ark akan menerapkan teknologi pertanian yang mereka miliki yakni Moisculture.

Teknologi budidaya tanaman ini sangat bergantung pada kelembaban dan penanaman sayuran bisa dilakukan dengan menambah kandungan gula dan vitamin.

Moisculture hanya membutuhkan sepersepuluh dari jumlah air yang digunakan dalam pertanian irigasi konvensional.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perusahaan Start Up Jepang Bikin Purwarupa Pertanian di Atas Laut"

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas