Tribun

Permintaan Meningkat, Pasar NFT Diproyeksikan Mencapai 200 Miliar Dolar AS Pada 2030

Grand View Research memperkirakan nilai total pasar Non-Fungible Token (NFT) akan mencapai 200 miliar dolar AS pada tahun 2030.

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Sanusi
zoom-in Permintaan Meningkat, Pasar NFT Diproyeksikan Mencapai 200 Miliar Dolar AS Pada 2030
99designs
Ilustrasi NFT. Grand View Research memperkirakan nilai total pasar Non-Fungible Token (NFT) akan mencapai 200 miliar dolar AS pada tahun 2030. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Sebuah laporan yang diterbitkan perusahaan konsultasi dan riset pasar Grand View Research memperkirakan nilai total pasar Non-Fungible Token (NFT) akan mencapai 200 miliar dolar AS pada tahun 2030.

Dalam laporan tersebut mengungkapkan adanya peningkatan permintaan untuk NFT, sehingga mendorong pertumbuhan pasar NFT.

Melansir dari Bitcoin News, laporan tersebut menghitung nilai pasar NFT saat ini sekitar 15 miliar dolar AS, dan telah memeriksa pergerakan serta perubahan di pasar NFT antara tahun 2018 dan 2020. Dalam laporan tersebut juga memprediksi pasar NFT akan tumbuh sebesar 33,9 persen dari tahun 2022 hingga 2030.

Baca juga: Penjualan NFT Minggu ini Turun 8 Persen, Moonbirds Oddities dan Electricsheep Pimpin Penjualan

Sebagian besar pertumbuhan ini diperkirakan akan terjadi di jaringan blockchain Ethereum, yang diproyeksikan akan beralih ke mekanisme konsensus yang lebih ramah lingkungan akhir tahun ini. Namun aktivitas NFT di jaringan blockchain lain juga diperkirakan akan tumbuh.

Sektor koleksi NFT diperkirakan akan terus mendominasi pasar di masa depan, dengan pangsa pasar lebih dari setengah pendapatan global NFT pada tahun 2021. Koleksi NFT olahraga dan game termasuk di dalamnya, setelah mengalami pertumbuhan secara signifikan pada masa pandemi Covid-19.

Saat ini, sebagian besar NFT yang berada di pasar ditujukan untuk penggunaan pribadi, sementara NFT komersial hanya mencakup 31 persen dari semua NFT. Namun akan banyak perusahaan diprediksi menggunakan NFT untuk tujuan bisnis di masa depan.

Baca juga: Rilis Koleksi NFT, Museum Meta History Galang Dana 1 Juta Dolar AS untuk Dukung Ukraina

"Meningkatnya penggunaan NFT untuk tujuan bisnis, seperti inovasi manajemen rantai pasokan dan logistik, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan segmen. Perusahaan logistik semakin mengintegrasikan teknologi blockchain dalam operasi mereka, menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan segmen," ujar laporan tersebut.

Sekitar 31 persen pertumbuhan NFT saat ini berasal dari Amerika Utara. Namun menurut laporan tersebut, di masa depan wilayah Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah yang paling berkembang, dengan permintaan yang meningkat, baik dari aplikasi baru seperti game maupun platform metaverse. Baru-baru ini, sebuah laporan memperkirakan ukuran pasar real estat metaverse akan tumbuh sebesar 5 miliar dolar AS pada tahun 2026.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas