Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polemik Transportasi Online

Insentif Jor-joran kepada Mitra Ojek Online Rusak Persaingan Usaha

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan penentuan tarif transportasi online harus dibahas bersama.

Insentif Jor-joran kepada Mitra Ojek Online Rusak Persaingan Usaha
henry lopulalan/stf
DEMO OJEK ONLEN - Para driver ojek online (ojol) yang tergabung dari sejumlah perusahaan konvoi usai demo di Jalan Merdeka Selatan, Kamis (23/11/2017). Mereka demo di depan Kementerian Perhubungan dan Istana Meredeka untuk menuntut soal regulasi yang merugikan ojol. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan penentuan tarif transportasi online harus dibahas bersama.

Hal ini diperlukan agar terjadi persaingan sehat antar aplikator dalam penentuan tarif sehingga tidak ada salah satu pihak yang dikorbankan.

”Seperti praktek kartel. Jadi dua aplikator (GO-JEK dan Grab) duduk bersama untuk menentukan tarif bersama itu tidak boleh karena itu melanggar undang-undang tersebut,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (25/04).

Aturan yang dimaksud adalah UU nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Kartel termasuk di dalamnya.

Jika bukan kartel, sambung Tulus, yang terjadi saat ini berupa pemberian insentif (termasuk subsidi) jor-joran oleh aplikator kepada mitra driver.

Kemudian di saat yang sama, tarif kepada masyarakat ditekan serendah mungkin.

Praktik menjurus perang tarif itu juga termasuk persaingan usaha tidak sehat dan cenderung bermotif monopoli.

Langkah itu diduga bertujuan “mematikan” pesaing dan berpotensi jangka pendek sehingga bisnis terancam tidak berkelanjutan (sustainable).

Baca: Cerita Driver Gojek yang Gratiskan Pelajar sampai yang Pergi Beribadah

"Dalam hal tarif harus ada keadilan tarif untuk driver, aplikator, dan konsumen,” tekan Tulus.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas