Tribun Otomotif

Raih Skor Tertinggi, Peugeot 3008 Jadi Car of The Year 2018

"Peugeot 3008 ini kita menangkan karena meraih skor tertinggi. Pemakaian tombol-tombol fiturnya sangat nyaman dan menyenangkan."

Editor: Choirul Arifin
Raih Skor Tertinggi, Peugeot 3008 Jadi Car of The Year 2018
IST
Mobil Peugeuot 3008 dinobatkan sebagai Indonesia Car of The Year 2018 dan berhak menerima penghargaan lingkar setir emas dari majalah MobilMotor, dalam prosesi acara yang digelar di Jakarta, Rabu (20/12/2018) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mobil Peugeuot 3008 dinobatkan sebagai Indonesia Car of The Year 2018 dan berhak menerima penghargaan lingkar setir emas dari majalah MobilMotor, penyelenggara event ini dalam prosesi acara yang digelar di Jakarta, Rabu (20/12/2018) malam.  

Indonesia Car of The Year (ICOTY) 2018 kali ini merupakan penyelenggaraan ke-17 kalinya bertepatan dengan usia 50 tahun majalah otomotif legendaris ini di Indonesia.

Yannes Martinus Pasaribu, Ketua Dewan Juri ICOTY 2018 yang juga ahli desain mobil dari Indonesia dalam perbincangan dengan Tribunnews, mengatakan, aspek penilaian di ICOTY 2018 cukup banyak, mencapai lebih dari 30 item, mulai dari desain eksterior interior, inovasi, ergonomis, kenyamanan, hingga user experience (pengalaman saat mengemudikannya).

"Peugeot 3008 ini kita menangkan karena meraih skor tertinggi. Pemakaian tombol-tombol fiturnya sangat nyaman dan menyenangkan. Impresi yang kita dapatkan pada mobil ini sangat bagus. Begitu kita masuk ke kabinnya, mobil ini bisa mengatur parfumnya. Parfum ini sudah built in sebagai fitur standar di mobil ini," ungkap Jannes Martinus.

Dia menambahkan, dari semua aspek penilaian memang ada aspek penilaian tentang value for money, tapi secara keseluruhan Peugoet 3008 ini meraih skor paling tinggi diantara banyak mobil yang diuji dari 16 agen pemegang merk (APM) yang berpartisipasi.

ICOTY 2018_2
Mobil Peugeuot 3008 dinobatkan sebagai Indonesia Car of The Year 2018 dan berhak menerima penghargaan lingkar setir emas dari majalah MobilMotor, dalam prosesi acara yang digelar di Jakarta, Rabu (20/12/2018) malam.

"Mobil ini inovatif banget. Detail interiornya bagus, tenaga mesin juga asyik sekali. Memiliki mobil ini sayang sekali kalau nyetirnya diserahkan ke driver. Disetir sendiri jauh lebih menyenangkan,: imbuhnya.

Martinus juga menjelaskan, proses pengujian setiap mobil di ICOTY 2018 mengambil lokasi di kawasan Jakarta dan Bogor yang berlangsung 29 September – 7 November 2018 dan diikuti 29 mobil dari 16 APM dan terbagi dalam 10 katagori.

Baca: Ini Rahasia Sukses UD Trucks, Meracik Truk Jepang Rasa Eropa untuk Pasar Indonesia

Masing-masing mobil diuji di berbagai kondisi jalan mulai dari jalan bebas hambatan hingga kondisi jalan bergelombang untuk melihat sejauh mana performa kenyamaan saaat berkendara.

Pengujian ini melibatkan 5 juri dengan total jarak tempuh sejauh 200 km yang dianggap cukup memadai untuk merasakan performa masing-masing mobil sekaligus untuk mencoba fitur-fiturnya, termasuk untuk pengujian pada malam hari.

“Penilaian pemenang tidak didasarkan pada harga kendaraan, namun berdasarkan pada pengelompokan desain, Keamanan, fitur, teknologi, performa serta kenyamaan kendaraan yang saat diuji oleh dewan juri," ungkapnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas