Tiga Musuh Oli Mesin yang Bikin Masa Pakainya Patut Dipertanyakan
Mungkin kamu pernah melihat kemasan oli lama yang sudah berdebu di pojokan bengkel, mau dipakai tapi takut kenapa-kenapa.
Editor: Fajar Anjungroso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mungkin kamu pernah melihat kemasan oli lama yang sudah berdebu di pojokan bengkel, mau dipakai tapi takut kenapa-kenapa.
Nah jadi pertanyaan nih, apakah oli mesin bisa jadi basi atau kedaluwarsa kayak makanan?
Menurut Totok Subagyo, Brand Small Engine Oil Manager PT Pertamina Lubricants, oli tidak akan kedaluwarsa selama kemasannya tidak terbuka.
“Oli tidak ada kedaluwarsanya, selama penyimpanannya baik dan tidak ada kontaminan yang masuk,” kata Totok kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.
Harus diingat apabila tempat menyimpan oli tidak baik, misalnya di tempat terbuka maka setelah setahun disimpan, oli harus dites kandungan kontaminannya sebelum digunakan.
Totok menyebut ada tiga 'musuh' utama oli, di mana ia bisa sangat mudah tercampur seandainya kemasan tidak tertutup sempurna.
Tiga musuh oli tersebut yaitu debu, air, dan oksigen. “Selama oli enggak tercampur debu, air dan oksigen, maka aman-aman saja,” papar Totok.
Baca: Total Oil Kenalkan Dua Pelumas Khusus Mobil Murah
Oli akan mengalami oksidasi jika terkontaminasi dengan oksigen, maka hasilnya oli yang sudah kental bisa berubah menjadi endapan yang lebih kental dan lengket.
Kalau oli yang tercampur dengan debu dapat membahayakan mesin, debu bisa saja mengandung silika (zat tajam tapi halus), mesin bakal baret jika digunakan.
Sementara kalau air yang tercampur dengan oli, bisa merusak jeroan mesin.
Jadi kalau kamu dapat oli yang kemasannya sudah debuan tapi belum ada kebocoran di kemasan dan masih tersegel sempurna, enggak perlu khawatir karena masih bisa digunakan tuh olinya.