Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

GIIAS 2019

Lolos Uji Konsumsi Bahan Bakar B20, Isuzu Meriset Penggunaan B30

Langkah Isuzu meriset bahan bakar B30 ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah mendorong substitusi bahan bakar renewable.

Lolos Uji Konsumsi Bahan Bakar B20, Isuzu Meriset Penggunaan B30
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Isuzu Traga dengan aplikasi boks yang dilengkapi dengan chiller dipamerkan di booth Isuzu di pameran otomotif GIIAS 2019, Kamis (25/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) tengah melakukan pengujian terhadap bahan bakar B30.

Saat ini semua kendaraan Isuzu bermesin diesel yang dipasarkan di Indonesia sudah bisa menggunakan bahan bakar B20, termasuk truk light duty dan medium duty-nya.

"Hari ini pun kita sudah siap kalau B20. Mesin kami sudah B20 dan kami sudah melakukan pengetesan kendaraan untuk yang B30. Isuzu sebagai pelopor mesin diesel di Indonesia terutama untuk common-rail di kendaraan niaga, kami masih on progress untuk B30," tutur Juniza Syahri, General Affairs & Industrial Relations Dept Head PT IAMI saat jumpa pers di booth Isuzu, GIIAS 2019, Jumat (26/7/2019).

Baca: Toyota Luncurkan Van Mewah HiAce Premio, Harga Rp 516 Juta On The Road Jakarta

Juniza mengatakan, langkah Isuzu meriset bahan bakar B30 ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah mendorong substitusi bahan bakar renewable.

Terlebih Indonesia saat ini menjadi negara penghasil sawit terbesar di dunia, mengubah ke konsumsi bahan bakar niaga ke biodiesel dinilai akan meningkatkan konsumsi produk dalam negeri.

Fokus Isuzu Indonesia ke kendaraan niaga yang merupakan kendaraan transportasi untuk angkutan barang dan penumpang diharapkan juga berdampak positif bagi pembangunan di Indonesia.

"Isuzu saat ini fokus di kendaraan niaga, kendaraan ini kontribusi pembangunan cukup besar, karena untuk transportasi dari satu titik ke titik lain. Apalagi saat ini pembangunan jalan lagi gencar-gencarnya," tambah Juniza.

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas