Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bluebird Tambah Lagi 200 Unit Armada untuk Taksi Listrik

Taksi Bluebird berencana menambah sebanyak 200 unit taksi listrik secara bertahap.

Bluebird Tambah Lagi 200 Unit Armada untuk Taksi Listrik
KOMPAS.COM
Armada taksi listrik Bluebird yang dipasok dari BYD. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Operator taksi terbesar di Indonesia, PT Blue Bird Tbk (BIRD), berniat memperbesar armada transportasi taksi listriknya di Indonesia.

Direktur Bird Sigit Priawan Djokosoetono menyatakan, perusahaan ini sudah lebih dulu menyediakan armada taksi listrik sebelum aturan tersebut dirilis. BIRD telah merealisasikan 30 armada taksi listrik. Rinciannya, BIRD memiliki 25 unit mobil listrik produksi BYD dan 5 unit Tesla

Perusahaan ini berencana menambah sebanyak 200 unit taksi listrik secara bertahap. Namun, rencana ini masih dalam kajian, baik jumlah maupun penyedia kendaraan yang dipilih.

Target BIRD, penambahan bisa dilakukan bertahap mulai 2020 hingga 2021. Tahun ini, BIRD tidak melakukan penambahan unit untuk program taksi listrik atawa electrified vehicle (EV).

"Kami evaluasi dulu armada yang sudah ada dari segi operasional, sembari melihat rencana program EV di 2020," ujar Sigit, Rabu (11/9/2019).

Pasalnya, masih ada dua kendala besar dalam penyediaan kendaraan listrik. 

Pertama, sedikitnya ketersediaan fasilitas pengisian daya. Saat ini baru ada dua charger station, yakni di pool pusat Blue Bird dan di Bandar Udara Soekarno-Hatta dengan jumlah 12 unit charging port.

Kedua, persiapan pemeliharaan, yakni persoalan spare part, peralatan servis dan sebagainya. Sebab, industri kendaraan bermotor listrik di Indonesia juga baru berjalan.

Baca: Bisnis Ban Kini Cenderung Stagnan, Bisa Survive Saja Sudah Syukur

Meski begitu, Sigit menilai tren kendaraan listrik di Indonesia positif. Ditambah lagi, animo masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan juga meningkat.

Blue Bird menginvestasikan Rp 40 miliar untuk program EV tahap awal yang disiapkan untuk satu hingga dua tahun. Anggaran ini juga termasuk dalam capex BIRD tahun ini yang mencapai Rp 1,5 triliun. Sehingga, penyerapan untuk mobil listrik hanya 1%.

Melihat sentimen BIRD yang mulai mengoperasikan mobil listrik, analis Panin Sekuritas William Hartanto merekomendasikan membeli saham BIRD dengan target harga Rp 2.840-Rp 2.900 per saham.

"Saham BIRD masih layak dibeli jika breakout dari level resistance Rp 2.700 per saham," ujar William.

Reporter: Yasmine Maghfira
Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Blue Bird (BIRD) Bakal Menambah 200 Unit Taksi Listrik
 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas