Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelajari Pasar Mobil Listrik di Indonesia, DFSK Ajak Bermitra dengan PLN

Perusahaan otomotif asal negeri tirai bambu tersebut terus mempelajari pasar kendaraan listrik dan mempersiapkan produk serta teknologi

Pelajari Pasar Mobil Listrik di Indonesia, DFSK Ajak Bermitra dengan PLN
TRIBUNNEWS.COM/LITA
Prosesi penandatanganan MoU SPKLU PLN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DFSK telah menjadi mitra strategis PLN usai melakukan Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dalam kerjasama percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Sebagai pelaku bisnis di industri otomotif Tanah Air, DFSK terus berupaya mendukung program pemerintah.

Perusahaan otomotif asal negeri tirai bambu tersebut terus mempelajari pasar kendaraan listrik dan mempersiapkan produk serta teknologi yang dapat diimplementasikan di Indonesia.

"Komitmen kami sejak DFSK hadir pertama kali di Indonesia ingin memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan otomotif di tanah air dengan menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi serta memberikan manfaat di masa depan," tutur CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus dalam keterangan resminya, Kamis (17/10/2019).

Baca: DFSK Gandeng PLN untuk Penyediaan Fasilitas Charging Station Kendaraan Listrik

Acara penandatanganan MoU disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani serta dihadiri oleh 20 Mitra Perusahaan lainnya yang bertempat di Auditorium BJ Habibie BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

DFSK telah memiliki kendaraan listrik yaitu Glory E3 yang berjenis Sport utility vehicle (SUV) ramah lingkungan, menggunakan baterai berukuran 52,56 kWh yang bisa membuat SUV listrik tersebut melaju hingga 405 km.

Urusan pengisian daya, teknologi fast charging yang ada sekarang ini sanggup mengisi 20% daya baterai menjadi 80% hanya 30 menit.

Sedangkan untuk slow charging akan memakan waktu selama 8 jam.

Menyoal tenaga, DFSK Glory E3 juga bisa diandalkan dengan menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 120 kW dan Torsi 300 Nm.

DFSK Glory E3 memiliki tiga mode berkendara yakni Normal, Eco dan Sport Multi-Driving yang akan membuat pengemudi semakin senang saat berkendara.

Sebagai satu di antara 20 perusahaan yang bermitra dengan PLN untuk menghadirkan SPKLU, DFSK merasa bangga dan terhormat dapat menjadi bagian percepatan program kendaraan listrik di Indonesia.

"Diharapkan dengan adanya penandatanganan MoU ini dapat memicu perusahaan lain untuk mendukung program energi terbarukan untuk masa depan bangsa," ungkap CEO DFSK.

Penulis: Lita febriani
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas