Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerusakan yang Bisa Dtimbul Gara-gara Kebiasaan Isi BBM saat Indikator di Posisi E

Walaupun sebenarnya setiap kendaraan memiliki sisa bahan bakar (BBM) cadangan (res) sekitar 10 sampai 15 persen, namun sebaiknya jangan dibiasakan

Kerusakan yang Bisa Dtimbul Gara-gara Kebiasaan Isi BBM saat Indikator di Posisi E
TRIBUN MEDAN
Petugas mengisi BBM di SPBU coco di Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatra Utara, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Tidak sedikit pengemudi mobil punya kebiasaan mengisi bahan bakar saat indikator sudah berada di posisi E (empty/kosong).

Walaupun sebenarnya setiap kendaraan memiliki sisa bahan bakar (BBM) cadangan (res) sekitar 10 sampai 15 persen, namun sebaiknya hal ini jangan dibiasakan.

Didi Ahadi Technical Sepport Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan saat ini sudah banyak mobil yang dilengkapi informasi jarak tempuh dengan BBM yang tersedia di tangki mobil tersebut.

Cara ini menunjukan berapa sisa bensin yang ada, jadi bisa diperkirakan dengan sisa tersebut bisa menempuh jarak berapa kilometer.

“Memang kebiasaan seperti ini tidak akan merusak mobil, namun kotoran-kotoran yang ada di tangki itu bisa terisap naik, walaupun sebenarnya ada filter bensin," jelas Didi, Jumat (24/1/2020).

Baca: Video Detik-detik Truk Terguling di SPBU Seruduk 7 Mobil, Ini Cerita Korban

Didi melanjutkan, ketika filter bahan bakar kotor bisa membuat suplai BBM dari tanki ke mesin jadi tidak sempurna. Ini akan membuat mesin tersendat, atau bahayanya mengganggu kinerja mesin.

Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM) juga menjelaskan, memang tidak akan menyebabkan kerusakan langsung kepada mesin.

Tetapi secara teknis kebiasaan membiarkan tangki bahan bakar kosong, bisa menyebabkan adanya titik air dalam tangki.

“Kalau tangki mobil sering kosong berarti akan banyak udara yang masuk. Sehingga kemungkinan terjadi kondensasi atau titik-titik air di dalam tangki itu jadi lebih tinggi dibandingkan kondisi penuh,” kata Anjar.

Anjar menambahkan, sebaiknya memang mengisi bensin saat indikator belum berada di posisi E, demi keamanan dan ketenangan saat berkendara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Isi BBM Jangan Tunggu Indikator Berada di E"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas