Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Travel Gelap Tak Kalah Cerdik, Main Kucing-kucingan dengan Petugas di Pos Perbatasan ke Luar Kota

Mobil travel ilegal yang beroperasi kerap mencari celah kelengahan petugas di pos penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2020.

Travel Gelap Tak Kalah Cerdik, Main Kucing-kucingan dengan Petugas di Pos Perbatasan ke Luar Kota
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan 202 kendaraan bus dan travel gelap yang berupaya membawa pemudik untuk pulang kampung sejak 8-11 Mei 2020. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Metro Bekasi menindak 40 mobil travel ilegal yang masih beroperasi membawa penumpang pada Minggu (17/5/2020) kemarin. Pihak kepolisian mengungkapkan kendala yang kerap dialami petugas saat berjaga di pos perbatasan keluar kota.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, travel ilegal yang beroperasi kerap mencari celah kelengahan petugas di pos penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2020.

Banyak di antara mereka menunggu penjagaan di pos penjagaan mengendur.

"Kendalanya mereka kucing-kucingan tetap sama kita. Mungkin berhenti dulu atau muter-muter dulu di sekitar Bekasi," kata Rachmat kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Baca: Dijual di Tokopedia Rp 1,89 Miliar, Ini Spesifikasi Lengkap All New BMW X6

Di Kabupaten Bekasi, Rachmat mengatakan pihak kepolisian telah mempertebal personel yang berjaga di pos penyekatan perbatasan keluar kota. Seluruh personel yang berjaga dibagi ke dalam beberapa shift.

Baca: Pabrik Hino Stop Produksi Sementara Hingga 5 Juni 2020

"Kita menambah jumlah personel dari 25 personel menjadi 40 personel. Itu per shift dan kami mendirikan pos-pos di perbatasan," ungkapnya.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan petugas akan rutin menggelar patroli untuk mengantisipasi ada jalur tikus yang dipakai pengendara untuk melewati pos penyekatan.

Baca: Toyota Ambisi Jadikan Indonesia Basis Produksi SUV

"Kita melakukan patroli mengantisipasi kalau di jalan ada yanf mencurigakan, mobil, minibus itu kita berhentikan, kemudian kita cek surat dan tujuannya ke mana," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Praktik travel plat hitam atau travel ilegal yang kerap beroperasi membawa pemudik kembali marak jelang enam hari raya idul fitri 1441 H. 

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Bisa 24 Jam Full Jalani Peran Istri dan Juga Ibu

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas