Tribun Otomotif

Permintaan Onderdil Sepeda Motor Tumbuh Saat Pandemi, Andalkan Penjualan Daring

General Manager IND Onderdil Valentino Tehupeiory mengaku jumlah permintaan suku cadang sepeda motor sebenarnya masih dalam kategori aman.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Permintaan Onderdil Sepeda Motor Tumbuh Saat Pandemi, Andalkan Penjualan Daring
ist
Ilustrasi-- Permintaan onderdil sepeda motor tetap tumbuh saat pandemi dan andalkan penjualan daring 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar otomotif dunia menjadi salah sektor industri yang cukup telak terdampak oleh pandemi Covid-19.

Sejak pertengahan 2020, pasar kendaraan sepeda motor di dalam negeri pun sudah menunjukkan grafik penurunan yang signifikan.

Berbagai langkah strategis lantas diambil oleh para produsen, termasuk merevisi target penjualan mereka.

Lantas bagaimana tentang bisnis suku cadang sepeda motor?

General Manager IND Onderdil Valentino Tehupeiory mengaku jumlah permintaan suku cadang sepeda motor sebenarnya masih dalam kategori aman.

“Selama pandemi ini, permintaan pasar terhadap produk-produk kami tidak stagnan, malah grafiknya cenderung menunjukkan peningkatan,” kata Valent.

Ia mengakui hasil ini diraih berkat keseriusan mengelola pemasaran daring yang dilakukan sejak 2018 silam.

Baca juga: Gaikindo Usulkan Diskon PPnBM Selama Enam Bulan, Toyota Berharap Segera Diputuskan

Dengan demikian, awareness pasar terhadap produk dan layanan IND Onderdil telah berhasil ditanamkan lebih dulu.

Dikatakannya, kehadiran IND Onderdil sebenarnya tidak terlepas dari peranan Ardi Lukita, selaku pendiri induk perusahaan ALP Sparepart Indonesia, yang telah membangun usaha manufaktur dan distribusi suku cadang sepeda motor sejak 1985.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas