Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Antam dan PT Timah Tbk Masuk Rantai Pasok Mobil Listrik Tesla

Tesla Inc telah merilis rantai pasok produksi yang di dalamnya terdapat daftar smelter di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Antam dan PT Timah Tbk Masuk Rantai Pasok Mobil Listrik Tesla
IST
Tesla Model 3 dipamerkan di Mal Pacific Place, Jakarta, Kamis (13/2/2020). 

Laporan Reporter Kontan, Azis Husaini

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tesla Inc telah merilis rantai pasok produksi yang di dalamnya terdapat daftar smelter di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Ada dua emiten tambang PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS) yang akan menjadi salah satu rantai produksi mobil listrik Tesla.

Untuk perusahaan yang masuk dalam rantai produiksi dengan katagori perusahaan yang memiliki smelter gold ada sekitar 87 perusahaan.

Laporan itu tertera dalam daftar smelter dan refiner (Smelter and Refiner List). Selain pemilik smelter emas, Tesla juga merilis daftar perusahaan tambang timah, tantalum, dan Tungsten.

Baca juga: Elon Musk Kembali Jadi Orang Terkaya Dunia usai Saham Tesla Melonjak

Dalam laporan itu menuliskan bahwa daftar fasilitas berikut adalah pabrik pelebur atau pemurni yang diyakini berada di rantai pasokan Tesla.

Dia juga telah menyelesaikan program audit Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) dan terdaftar sebagai konforman untuk pengadaan yang bertanggung jawab dalam praktek.

Baca juga: Bangun Industri Baterai Listrik, Erick Thohir Jajaki Kerja Sama dengan Tesla

"Kami menerbitkan daftar ini untuk meminta pertanggungjawaban pabrik pelebur dan pemurni ini dan memberikan kredit atas partisipasi mereka yang berkelanjutan dalam RMAP."

"Kami juga berharap hal ini dapat mendorong pabrik pelebur dan pemurni yang tersisa dalam rantai pasokan kami untuk mempercepat upaya mereka menunjukkan pengadaan mineral yang bertanggung jawab melalui RMAP," tulis Tesla dalam dokumen yang telah diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk mematuhi pelaporan periode tahun kalender yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Menariknya, untuk katagori timah ada perusahaan Indonesia lain dengan nama PT Artha Cipta Langgeng, PT ATD Makmur Mandiri Jaya, PT Menara Cipta Mulia, PT Mitra Stania Prima, PT Refined Bangka Tin.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Tesla akan mengirimkan timnya ke Indonesia.

Menurut Agus, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut dari pembicaraan Presiden Joko Widodo dan CEO Tesla Elon Musk mengenai rencana investasinya di Indonesia.

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Elon Musk merilis rantai produksi Tesla, ada ANTM dan TINS

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas