Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Relaksasi PPnBM Mobil Hari Ini Resmi Diperluas Hingga 2.500 Cc, Begini Skemanya

Potongan pajak akan diberikan kepada Kendaraan Bermotor Roda Empat (KBM-R4) dengan kapasitas mesin 1.501 hingga 2.500 cc dan segmen 4x2 serta 4x4

Relaksasi PPnBM Mobil Hari Ini Resmi Diperluas Hingga 2.500 Cc, Begini Skemanya
IST
Skema perluasan insentif PPnBM untuk kendaraan roda empat hingga kapasitas mesin 2.500 cc. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto  akhirnya resmi memutuskan perluasan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) untuk kendraaan roda empat dengan kapasitas silinder mesin 1.501 cc sampai dengan 2.500 cc.

"Potongan pajak akan diberikan kepada Kendaraan Bermotor Roda Empat (KBM-R4) dengan kapasitas tersebut dan segmen 4x2 serta 4x4," tutur Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Rakor terbatas hari ini dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Agus mengatakan, akan ada dua skema pengurangan PPnBM yang diberikan pemerintah kepada kendaraan 4x2 dan 4x4. 

Baca juga: Ada Wacana Perluasan PPnBM ke Mobil 2.500 cc, Begini Respon Perusahaan Pembiayaan

Skema pertama untuk kendaraan 4x2, adalah diskon PPnBM sebesar 50 persen, yang tadinya 20 persen menjadi 10 persen untuk tahap I (April-Agustus 2021).

Baca juga: Toyota Dukung Perluasan PPnBM untuk Kendaraan 2.500 cc

Kemudian diskon sebesar 25 persen, yang tadinya 20 persen menjadi 15 persen untuk Tahap II (September-Desember 2021).

Sedangkan skema berikutnya untuk kendaraan 4x4 adalah diskon sebesar 25 persen, yang tadinya 40 persen menjadi 30 persen untuk Tahap I (April-Agustus 2021).

Selanjutnya diskon sebesar 12,5 persen, yang tadinya 40 persen menjadi 35 persen untuk Tahap II (September-Desember 2021).

Sasaran kebijakan perluasan PPnBM-DTP diharapkan mampu mendorong peningkatan penjualan dari kendaraan bermotor.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas