Tribun Otomotif

Jangan Acuh, Tujuh Hal Sepele Ini Bisa Picu Tabrakan Beruntun di Jalan Tol

jalan tol adalah tempat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga harus bebas dari hambatan supaya tidak memicu kecelakaan.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Jangan Acuh, Tujuh Hal Sepele Ini Bisa Picu Tabrakan Beruntun di Jalan Tol
TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
Sejumlah kendaraan melintas jaln tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni-Palembang, Lampung Selatan, Jumat (6/5/2022). Berkendara di jalan tol membutuhkan konsentrasi tinggi, sebab bila sepersekian detik saja kita kehilangan fokus, bisa saja menyebabkan kecelakaan beruntun. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkendara di jalan tol membutuhkan konsentrasi tinggi, sebab bila sepersekian detik saja kita kehilangan fokus, bisa saja menyebabkan kecelakaan beruntun.

Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, mengatakan jalan tol adalah tempat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga harus bebas dari hambatan supaya tidak memicu kecelakaan.

"Pelajari pemicu tabrakan beruntun dan pastikan Anda tahu cara mencegahnya. Termasuk melakukan servis berkala untuk menjaga performa mobil seperti rem, mesin bahkan kondisi lampu supaya dapat bekerja dengan baik dalam kondisi darurat," tutur Tara, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Maut di Bekasi yang Tewaskan 10 Orang Termasuk Siswa SD

Berikut Auto2000 jelaskan beberapa penyebab tabrakan beruntun:

1. Malas Menjaga Jarak Aman

Dengan alasan terburu-buru atau cuma bergaya saja di jalan, pengemudi memacu mobil sembari mengikuti mobil lain di depan dengan sangat rapat.

Begitu ada situasi darurat, pengemudi akan kesulitan melakukan pengereman mendadak meskipun mobil telah dilengkapi fitur safety yang canggih sekalipun.

Jaga jarak aman dengan mobil di depan sehingga driver bisa melakukan pengereman secara bertahap dan diikuti oleh mobil di belakang.

2. Pindah Lajur Sembarangan

Tidak ada yang salah dengan pindah lajur, namun pastikan lajur yang akan dimasuki dalam kondisi aman. Memaksakan diri pindah lajur, terutama ke lajur cepat, padahal ada mobil lain dari belakang, bisa memicu tabrakan beruntun.

Kuncinya, pastikan lajur yang akan dimasuki dalam kondisi aman dengan melihat kaca spion. Nyalakan lampu sein sebelum pindah lajur untuk memberi tanda ke pengguna jalan lain.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Tabrak Anak Sekolah di Halte, Tujuh Murid SD Meninggal Dunia

3. Tidak Patuh Aturan Kecepatan

Masih banyak pengemudi yang tidak memperhatikan kecepatan mobil dan melaju pelan di lajur cepat alias lane hogger. Padahal, lajur tersebut digunakan oleh kendaraan dengan kecepatan tinggi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas