Tribun Otomotif

Sel Baterai Terbaru BMW Diklaim Tingkatkan Jangkauan dan Kecepatan Pengisian Daya Hingga 30 Persen

BMW mengatakan bahwa pihaknya menggunakan lebih banyak nikel dan lebih sedikit kobalt di sisi katoda, serta memakai silikon tambahan di sisi anoda.

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sel Baterai Terbaru BMW Diklaim Tingkatkan Jangkauan dan Kecepatan Pengisian Daya Hingga 30 Persen
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mobil BMW i4 dihadirkan saat seremonial serah terima kendaraan listrik BMW iX, BMW i4, dan MINI di Tangerang, Banten, Jumat (19/8/2022). BMW Group Indonesia bersama dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melakukan serah terima rangkaian kendaraan BMW yang akan menjadi Lead Car di Maybank Marathon 2022 sebagai dukungan ajang marathon yang mendapatkan elite label road race marathon dari World Athletics dan rutin diadakan selama satu dekade ke belakang tersebut. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, BERLIN – BMW, perusahaan otomotif yang berbasis di Jerman, mengonfirmasi bahwa teknologi baterai generasi terbarunya akan dapat meningkatkan jangkauan dan kecepatan pengisian daya hingga 30 persen.

Dikutip dari Carscoops, Minggu (11/9/2022) BMW akan meluncurkan teknologi tersebut pada kendaraan listrik atau electric Vehicle (EV) Neue Klasse generasi berikutnya di tahun 2024 mendatang, menggantikan sel baterai prismatik berdiameter 46mm (1,8 inci).

BMW mengatakan bahwa pihaknya menggunakan lebih banyak nikel dan lebih sedikit kobalt di sisi katoda, serta memakai silikon tambahan di sisi anoda.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi BMW X4 M Sport Facelift

Selain itu, baterai generasi baru BMW juga akan meningkatkan kepadatan energi sebesar 20 persen.

Kemudian, biaya pembuatan baterai tersebut diklaim 50 persen lebih murah, yang nantinya dapat membantu menurunkan biaya ritel EV BMW.

Sebelumnya, BMW juga pernah mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk mengurangi biaya pembuatan baterai sebesar 30 persen untuk dapat bersaing dengan Tesla.

“Sel baterai baru dibuat menggunakan daya yang dihasilkan dari energi terbarukan,” kata perusahaan itu.

Di sisi lain, BMW telah menjalin kemitraan dengan CATL dan EVE Energy untuk membangun empat pabrik di China dan Eropa, yang nantinya akan memproduksi sel baterai generasi baru.

Sementara dua pabrik lainnya akan dibangun di Amerika Utara oleh mitra yang tidak disebutkan namanya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas