Serunya Beli Mobil Lewat Lelang Online, Ngebid Kendaraan Incaran dari Rumah
Lelang via online memungkinkan peserta lelang mengajukan bidding kendaraan dari luar kota dengan bersandarkan referensi keterangan kondisi kendaraan.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Biasanya, saat akan membeli mobil seken melalui mekanisme lelang terbuka, kita sebagai peserta atau bidder harus hadir di lokasi.
Selain mengecek kondisi fisik kendaraan, kita bisa mengajukan penawaran dengan harga naik, naik, saat lelang berlangsung sesuai dengan kemampuan keuangan kita untuk bisa membawa pulang mobil pada lot yang sedang kita incar.
Tapi, mekanisme lelang mobil seperti itu bisa ikuti cukup dari rumah atau dari mana saja tanpa hadir secara offline di lokasi lelang. Hal itu dimungkinkan karena kita bisa mengikuti mekanisme lelangnya secara real time melalui aplikasi.
Terobosan itu dibuat oleh PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (Auksi) dengan merilis Auksi App, aplikasi khusus lelang di platform Android.
Baca juga: Pasar Mobil Bekas Tumbuh Pesat, Hyundai Masuk Lewat Program Hyundai Promise
Tribunnews menyaksikan langsung mekanisme lelang yang terkoneksi langsung ke aplikasi Auksi App ini saat Auksi menggelar lelang puluhan mobil berbagai merek, tipe dan tahun pembuatan di kantor mereka di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan.
Selain peserta yang hadir secara fisik ke lokasi, peserta lainnya mengikuti lelang dari tempat lain. Mereka yang berasal dari luar kota bisa mengikuti lelang ini dengan terlebih dulu mengunduh aplikasinya, lalu mendaftar dan membayar uang jaminan.
Per kendaraan yang akan dibeli, nilai uang jaminannya Rp5 juta dan akan kembali jika kalah dalam lelang alias saat gagal meminang mobil yang diincar.
Aplikasi lelang Auksi ini tersedia di Playstore dan fiturnya lebih user freiendly sehingga memudahkan bidder mengikuti lelang. Setelah download calon bidder bisa langsung login dan mengecek daftar lot dan unit lelang dalam satu layar tanpa perlu membolak-balik layar smartphone.
Hal menarik lainnya, deposit yang disetor bidder bisa dilalihkan ke lelang berikutnya tanpa perlu refund dulu. Pengambilan unit dan dokimen kendaraan jadi lebih aman dan ada point rewards yang bisa dicek lamgsung di aplikasinya.
"Lewat aplikasi lelang ini kita ingin jangkau masyarakat lebih banyak agar bisa mengikuti lelang kendaraan di kita. Kalau platformnya hanya melalui website kan terbatas," ungkap Tantu Agung Suharto, Direktur Komersial Auksi di sela kegiatan lelang di kantornya, Jumat, 12 Desember 2025.
Dia menjelaskan, jika peserta lelang merasa nyaman cukup dengan melihat gambar kendaraan yang dipasang serta keterangan kendaraannya di aplikasi, mereka tidak perlu hadir secara fisik saat ikut lelang.
"Jadi bisa ngebid dari mana saja," ujarnya. Hal ini tidak menjadi masalah karena rata-rata bidder di platform lelangnya menaruh kepercayaan atas keterangan tentang kondisi kendaraan yang dicantumkan.
"Kebanyakan peserta lelang yang ikut di online, umumnya pelanggan kita, mereka prcaya dengan kondisi kendaraan yang kita lelang."
"Informasi tentang kendaraan kita cantumkan apa adanya. Kalau mobilnya ada bodinya yang penyok, juga kita sebutkan. Setiap unit kendaraan juga kita grading, dimulai dari grade B sebagai kondisi kendaraan tertinggi (yang paling prima)." sebutnya.
Baca tanpa iklan