Alami Toxic Productivity? Berikut Cara Mengatasi agar Tidak Burn Out
Kawan Puan, simak tanda-tanda toxic productivity ini yuk! Selain itu pahami juga cara mengatasinya berikut.
Parapuan.co - Kawan Puan pernahkah kamu berusaha untuk menjadi orang yang selalu produktif?
Bahkan sampai memaksa dirimu sendiri untuk produktif.
Memaksa diri sendiri untuk selalu produktif ternyata tidak baik lo, Kawan Puan!
Sebab hal tersebut bisa dikatakan sebagai toxic productivity.
Baca Juga: Laksanakan 6 Rutinitas Ini, Niscaya Hidupmu Akan Lebih Produktif
Toxic productivity merupakan sebuah istilah yang mengacu pada produktivitas yang tidak baik karena sudah berlebihan.
Seperti yang dilansir dari Huffpost, istilah toxic productivity ini memiliki kecenderungan yang sama dengan workaholism atau gila kerja.
Ketika kamu mengerjakan sebuah pekerjaan lalu menyelesaikan, kamu merasa untuk perlu mengerjakan tugas-tugas lainnya yang sebenarnya tidak perlu kamu lakukan.
Nah Kawan Puan, orang-orang mengalami toxic productivity cenderung sengaja membuat diri mereka lelah untuk mencapai sesuatu tanpa kenal istirahat.
Toxic productivity tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan karena tubuh kita juga memiliki batasan dalam melakukan sesuatu.
Bila terus menerus dipaksa untuk melakukan pekerjaan yang melebihi kapasitasnya, sudah pasti tubuh kita akan kewalahan.
Lalu apa saja tanda-tanda toxic productivity?
Saat mengalami toxic productivity, Kawan Puan biasanya akan merasa pusing dan kelelahan bahkan di pagi hari
"Rasakan seberapa besar energi yang kamu miliki di pagi hari”, kata Simone Milasas (pelatih bisnis dan penulis Joy of Business).