Alami Toxic Productivity? Berikut Cara Mengatasi agar Tidak Burn Out
Kawan Puan, simak tanda-tanda toxic productivity ini yuk! Selain itu pahami juga cara mengatasinya berikut.
Baca Juga: Ingin Berhenti Kerja? Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Resign dari Kantor
“Apakah kamu bangun di pagi hari dengan mengklik tombol berhenti di alarm, atau kamu bangun secara alami? Bagaimana keadaan tubuh kamu ketika bangun?" tambahnya.
Menurut Milasas, bila kamu bangun di pagi hari dengan kondisi tubuh sangat lelah, maka bisa jadi kamu mengalami toxic productivity.
Selain itu, Milasas juga menyebutkan jika kamu terlampau sering menggunakan aplikasi Zoom, padahal hal tersebut tidak terlalu dibutuhkan, karena kamu bisa sekedar menelepon atau mengirim email seperti biasa, maka kamu terperangkap dalam siklus toxic productivity.
Bagaimana caranya mengurangi toxic productivity?
Melansir dari Createcultivate, berikut adalah cara yang bisa kamu coba untuk terhindar dari toxic productivity!
1. Memasang target yang jelas
Janganlah muluk-muluk dalam memasang target agar kamu terhindar dari toxic productivity.
Selain itu, jadilah fleksibel mengenai rencana yang dibuat.
Tidak apa-apa, mengurangi satu atau dua aktivitas dalam sehari.
Ingat, produktivitas bukanlah lomba.
Baca Juga: Mengenal Diri Sendiri ala Podcaster ‘Rapot’ Ankatama, Bermula dari Resign!
2. Istirahat sama pentingnya dengan berkerja
Penelitian menunjukan, orang yang memiliki waktu istirahat yang cukup jauh lebih produktif ketika berkerja, dibandingkan mereka yang kurang beristirahat.
Hindari untuk menunggu tubuhmu ambruk baru kamu mau beristirahat, tapi istirahatlah sebelum tubuhmu itu tumbang.
Baca tanpa iklan