Membuat Catatan Keuangan, Pos Pengeluaran Apa Saja yang Perlu Dicatat?
Membuat catatan keuangan akan menjaga kita agar tak berlebihan saat menggunakan uang. Lalu, pos pengeluaran apa saja yang perlu dicatat dan dihitung?
Bukan itu saja, jika memungkinkan, Ninet juga menyarankan supaya kita mempunyai pos tabungan atau investasi.
Namun, jumlah tabungan ini bisa bervariasi rasionya tergantung kebutuhan tiap orang atau keluarga.
Meski begitu, ia menuturkan agar rasio tabungan disisakan sebanyak kurang lebih 20 persen dari pendapatan.
Baca Juga: Mengapa Perempuan Lebih Stres dalam Mengatur Keuangan? Ini Penjelasannya!
Senada dengan itu, pengeluaran untuk cicilan utang juga perlu dibatasi, yakni tidak boleh lebih dari 30 persen pendapatan.
Kalau lebih, berarti ada yang pengeluaran rutin bulanan yang harus dikorbankan, semisal mengurangi pengeluaran untuk internet atau pulsa.
"Kalau sudah lebih dari 30 persen berarti ada pos yang harus dikorbankan. Makanya penting buat anggaran setiap bulan," tutup Ninet. (*)
Baca tanpa iklan