Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir Tak Bisa Jegal Popularitas Jokowi Tapi Kasus Bus TransJakarta Rekondisi Bisa

Hamdi Muluk menilai popularitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak akan terpengaruh oleh masalah banjir

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Banjir Tak Bisa Jegal Popularitas Jokowi Tapi Kasus Bus TransJakarta Rekondisi Bisa
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Gubernur DKI saat memantau pengerjaan turap di Jl S Parman Jakarta Barat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Psikologi Politik dari Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menilai popularitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak akan terpengaruh oleh masalah banjir yang melanda Ibu Kota. Ia justru menilai, masalah bus TransJakarta berkarat yang berpotensi menurunkan popularitas Jokowi.

"Kalau persoalan banjir masyarakat bisa maklum. Persoalan bus berkarat itu cukup besar," kata Hamdi di kantor Indo Barometer, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2014).

Hamdi menuturkan, tren penurunan popularitas Jokowi dapat juga dapat diakibatkan karena masyarakat masih menunggu gebrakan dari orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut. Menurutnya, saat ini saja Jokowi belum ada kepastian apakah akan di-Capreskan.

"Penurunan popularitas Jokowi karena hingga saat ini belum ada gebrakan," tuturnya.

Hamdi mengatakan, masyarakat mengandrungi Jokowi pada dasarnya dikarenakan faktor kesenangan. Menurutnya, masyarakat senang akan Jokowi karena maraknya pemberitaan di media.

"Bisa saja penurunan popularitas Jokowi berpindah ke tokoh lainnya," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas