Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puasa: 'Rem Biologis' Alami Pencegah Kanker

Puasa bukan sekadar menahan lapar, tapi 'rem biologis' yang bantu tekan risiko kanker lewat autophagy dan kontrol metabolisme.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Puasa: 'Rem Biologis' Alami Pencegah Kanker
ISTIMEWA/GANESHA OPERATION
ILUSTRASI PUASA - Puasa bukan sekadar menahan lapar, tapi 'rem biologis' yang bantu tekan risiko kanker lewat autophagy dan kontrol metabolisme. 

Oleh: Prof. Muchtaridi
Pengajar Kimia GO, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

TRIBUNNEWS.COM - Selama ini, kita sering memahami ibadah puasa sebatas menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Namun, jika kita menilik lebih dalam hingga ke tingkat seluler, puasa sejatinya adalah proses normalisasi metabolisme tubuh yang luar biasa kompleks dan presisi.

Tubuh manusia diciptakan dengan sistem pengaturan yang sangat cermat. 

Menariknya, apa yang diperintahkan dalam syariat ternyata selaras dengan mekanisme biologis penjagaan tubuh hingga ke tingkat molekul. 

Puasa bukan sekadar berhenti makan, melainkan cara tubuh mengatur ulang energi, memperbaiki kerusakan, dan menjaga keberlangsungan hidup jangka panjang.

Ketika Sel Kehilangan Kendali

Secara ilmiah, kanker muncul akibat hilangnya kendali atas pertumbuhan sel. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kondisi normal, sel memiliki sistem pengatur yang ketat: ia tahu kapan harus membelah, kapan harus berhenti, dan kapan waktunya mati melalui mekanisme apoptosis.

Namun masalah muncul ketika jalur pertumbuhan seperti mTOR (mechanistic Target of Rapamycin) dan sinyal insulin/IGF-1 aktif secara berlebihan dan kronis. 

Jalur mTOR dikenal sebagai pusat kendali pertumbuhan sel yang sensitif terhadap ketersediaan nutrisi dan energi (Saxton & Sabatini, 2017). 

Ketika nutrisi melimpah terus-menerus, mTOR mendorong sel untuk terus tumbuh dan membelah.

Dalam konsep hallmarks of cancer, Hanahan (2022; 2026) menjelaskan, salah satu ciri utama sel kanker adalah kemampuan mempertahankan sinyal pertumbuhan secara terus-menerus.

Pola hidup modern—makan berlebihan, tinggi gula, kurang aktivitas, dan tanpa jeda metabolik—menciptakan lingkungan biologis yang kondusif bagi aktivasi pertumbuhan kronik.

Akibatnya, stres oksidatif meningkat, kerusakan DNA menumpuk, mekanisme pembersihan sel melemah, dan risiko transformasi ganas menjadi lebih besar.

Puasa sebagai 'Rem Biologis'

Di sinilah puasa memainkan peran penting sebagai rem biologis alami. Saat kita berpuasa, terjadi perubahan fisiologis yang terukur:

  1. Kadar insulin dan IGF-1 menurun.
  2. Aktivitas mTOR ditekan.
  3. AMPK (sensor energi sel) diaktifkan.
  4. Sirtuin meningkat, mendukung stabilitas genom dan perbaikan DNA.
lihat fotoILUSTRASI PUASA - Puasa 'rem biologis' alami pencegah kanker.
ILUSTRASI PUASA - Puasa 'rem biologis' alami pencegah kanker.
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas