Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fenomena 'Terima Cookies?' pada Website dan Literasi Privasi Digital

Sering klik "Terima Semua" cookies saat buka website? Pahami dulu fungsi dan dampaknya bagi privasi data di era digital.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sri Juliati
zoom-in Fenomena 'Terima Cookies?' pada Website dan Literasi Privasi Digital
ISTIMEWA/GANESHA OPERATION
COOKIES DI INTERNET - Sering klik “Terima Semua” cookies saat buka website? Pahami dulu fungsi dan dampaknya bagi privasi data di era digital. 

Di satu sisi, tombol "Terima Semua" memang memudahkan. Pengguna dapat langsung mengakses situs tanpa perlu mengatur preferensi secara manual. 

Namun, pertanyaannya, "apakah pilihan tersebut selalu aman?" Jawabannya tidak sesederhana "ya" atau "tidak". 

Dalam banyak kasus, menerima cookies tidak serta-merta menimbulkan bahaya langsung. Tanpa cookies, pengalaman berselancar di internet bisa terasa kurang praktis.

Namun, seiring perkembangan teknologi digital, fungsi cookies juga meluas. Tidak hanya menyimpan preferensi, cookies kini menjadi bagian dari sistem pelacakan dan penyusunan profil perilaku pengguna (profiling).

Fenomena yang kerap dirasakan banyak orang menjadi contoh sederhana, di mana saat seseorang baru saja mencari sepatu di sebuah toko daring, lalu iklan sepatu serupa muncul di berbagai platform media sosial, aplikasi berita, bahkan layanan video. 

Hal tersebut bukan kebetulan, melainkan hasil kerja tracking cookies yang merekam aktivitas pencarian dan membagikannya ke jaringan periklanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu keseimbangan antara kenyamanan dan privasi semakin mengemuka, terutama setelah berbagai kasus kebocoran data terjadi secara global. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah peramban (browser) bahkan mulai membatasi atau secara bertahap menghapus dukungan terhadap third-party cookies sebagai upaya memperkuat perlindungan privasi pengguna.

Dengan demikian, memilih "Terima Semua" bukan berarti keputusan yang sepenuhnya keliru, tetapi juga bukan pilihan yang sebaiknya dilakukan tanpa pertimbangan. 

Membaca opsi "Kelola Preferensi" atau menonaktifkan cookies yang tidak esensial dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kontrol atas data pribadi.

Bijak Mengelola Jejak Online

Fenomena persetujuan cookies pada akhirnya tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga tentang literasi digital.

Di era ketika hampir seluruh aktivitas berlangsung secara daring, kesadaran dalam mengelola data pribadi menjadi bagian dari kecakapan hidup modern.

Mengelola jejak digital bukan berarti harus menolak seluruh teknologi yang ada. Sebaliknya, pengguna dapat mengambil langkah-langkah praktis untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan. 

Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain:

Membersihkan cache dan cookies secara berkala.

  1. Menggunakan mode private atau incognito untuk aktivitas sensitif.
  2. Memperbarui browser dan aplikasi secara berkala.
  3. Menghindari penyimpanan kata sandi di perangkat publik.
  4. Memanfaatkan pengaturan privasi pada browser

Dari Sekadar Klik ke Kesadaran Digital

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas