Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tingkatkan Kualitas SDM, Muhammadiyah Dirikan SMK Pariwisata dan Migas di Seram Timur

sektor pariwisata dan migas merupakan sumber daya alam (SDA) yang potensial dikelola di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Tingkatkan Kualitas SDM, Muhammadiyah Dirikan SMK Pariwisata dan Migas di Seram Timur
HANDOUT
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Seram Bagian Timur (PDM SBT) Fachri Husni Alkatiri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah pada Tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Artinya, beberapa hari lagi, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu akan merayakan Milad yang ke-107.

Di usia ke-107, tak dapat dipungkiri, Muhammadiyah telah berkontribusi banyak terhadap Indonesia.

Muhammadiyah tak pernah puas dengan pencapaiannya hari ini. Sebab itu, upaya pembangunan fasilitas-fasilitas umum yang manfaatnya bisa dirasakan oleh semua orang, terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Seram Bagian Timur (PDM SBT) Fachri Husni Alkatiri menjelaskan, saat ini pihaknya tengah merencanakan untuk membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata dan Migas.

Menurut Fachri, sektor pariwisata dan migas merupakan sumber daya alam (SDA) yang potensial dikelola di Kabupaten SBT.

Sebab itu, Fachri ingin para generasi muda Kabupaten SBT memiliki pengetahuan akan dua hal ini. Baginya, mengelola SDA harus didahului dengan peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca: Muhammadiyah: Polisi Harus Usut Tuntas Dalang Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

"Kita ingin SDA Kabupaten SBT dikelola oleh putra daerah. Baik potensi wisatanya maupun kakayaan yang terkandung di perut bumi SBT, yang kita ketahui bersama yaitu migas. Makanya kita perlu memberi bekal pengetahun kepada generasi muda SBT tentang dua hal itu melalui SMK Pariwisata dan SMK Migas," tutur Fachri dalam keterangan di Jakarta, Jumat (15/11/2019). 

Baca: Digelari Pahlawan Nasional, Ini Kiprah Nyata Abdul Kahar Muzakir di Dunia Pendidikan

Fachri yang juga merupakan Wakil Bupati SBT menegaskan, memberikan bekal pengetahuan kepada para generasi muda SBT merupakan salah satu cara supaya SDA yang dimiliki SBT selama ini dikelola oleh putra dan putri SBT sendiri.

"Atau setidaknya, sesuai dengan keinginan putra daerah, mereka dapat mengisi posisi - posisi strategis di beberapa kilang minyak di SBT. Dan di beberapa tambang Migas di Maluku. Oleh sebab itu, kita akan bekali putra dan putri Kabupaten SBT melalui SMK Migas," katanya.

Selain akan membangun SMK Pariwisata dan SMK Migas, PDM Muhammadiyah Kabupaten SBT juga berencana mendirikan lembaga keuangan mikro atau yang dikenal dengan sebutan Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM).

"BTM adalah lembaga keuangan mikro yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah, artinya, semua transaksi keuangan dilakukan dengan akad yang sesuai dengan syariat Islam. Kabupaten SBT diisi 98% umat Islam," ujarnya.

Visi pengurus PDM Muhammadiyah SBT relevan dengan pandangan Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Haedar dalam pidato Milad 107 Muhammadiyah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, berpandangan, manusia yang berkarakter utama ialah insan yang berakhlak mulia (al-akhlaq al-karimah) yang ditunjukkan dengan sikap saleh, jujur, amanat, mandiri, kerja keras, dan berperangai terbaik sebagai individu maupun insan sosial.

Menurut Haedar, manusia yang cerdas adalah manusia Indonesia seutuhnya yang memiliki kekuatan akal budi, moral, dan ilmu pengetahuan yang unggul untuk memahami realitas persoalan serta mampu membangun kehidupan kebangsaan yang bermakna bagi terwujudnya cita-cita nasional.

Mewujudkan sumberdaya manusia Indonesia yang berkarakter utama dan cerdas, menurut Haedar, hanya dapat dihasilkan oleh sistem pendidikan yang "mencerdaskan kehidupan bangsa" sebagaimana diamanatkan Pembukaan UUD 1945.

“Pendidikan tersebut dalam prosesnya tidak hanya menekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi sekaligus sebagai proses aktualisasi diri yang mendorong peserta didik untuk memiliki ilmu pengetahuan tinggi dan berkeadaban mulia,” kata Haedar.

Untuk diketahui, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Seram Bagian Timur secara resmi baru berdiri pada tahun 2017 lalu. Meski demikian, di bawah komando Fachri, PDM SBT akan senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten SBT.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas